Siswa SMAN 1 Cijeruk mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting untuk pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari sabtu (22/10) mulai pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 17.00 WIB. Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan siswa SMAN 1 Cijeruk, yakni Nasywa Aurelia siswi kelas X. 3 dan Salma Tri Rahmawati siswi kelas X. 2. Pelatihan tersebut diadakan oleh RRI Bogor bekerjasama dengan Forum Mandala Siswa Kabupaten Bogor. Pelatihan dilaksanakan di Gedung RRI Bogor Jl. Pangrango, No 34 Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor ini. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Festival Pelajar Nusantara dalam rangka memperingati HUT RRI ke – 77.
Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting ini dipandu langsung oleh pemateri-pemateri yang memang ahli dibidangnya yang berasal dari RRI Bogor dan BNN Kabupaten Bogor. Adapun materi-materi yang diberikan kepada para siswa, antara lain : Dasar-dasar Jurnalistik, materi dari BNN Kabupaten Bogor sebagai bahan Praktek Pembuatan berita, Praktek Pembuatan Berita, Evaluasi dan pembahasan hasil praktek pembuatan berita, Broadcasting serta prakteknya.
![Pelatihan di Studio [Dwiyoso Nugroho]](https://media.suara.com/suara-partners/sukabumi/thumbs/1200x675/2022/10/24/1-whatsapp-image-2022-10-24-at-141127.jpeg)
Salma, salah satu perwakilan dari SMAN 1 Cijeruk, mengatakan bahwa alasannya mengikuti kegiatan tersebut karena ingin menambah ilmu pengetahuan dan pengalamannya di bidang jurnalistik dan broadcasting. Siswi yang juga menjadi anggota ekskul Broadcasting di SMAN 1 Cijeruk ini juga menambahkan bahwa sangat senang mengikuti kegiatan pelatihan karena cukup enjoy dan pastinya seru selain itu ia mendapatkan banyak teman baru yang berasal dari sekolah lain.
Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan para peserta pelatihan ke studio RRI Bogor yang berada satu gedung dengan tempat pelatihan. Para siswa yang sebagian besar baru pertama memasuki studio terlihat canggung saat memasuki studio yang dipenuhi dengan peralatan, namun saat penyiar RRI mengajak mereka berbincang-bincang dan menjelaskan bagaimana proses kerja para penyiar RRI suasana menjadi cair. Bahkan 4 orang pelajar langsung diajak untuk siaran langsung di sore itu. (Dwiyoso Nugroho)