Sukabumi.suara.com - Ferdi Sambo memberi peringatan kepada Eliezer atas keterangan yang ia berikan mengenai isu perselingkuhan.
Seperti yang sudah diketahui Eliezer mengungkapkan kepada hakim bahwa Eliezer pernah melihat perempuan menangis keluar dari kediaman Ferdi Sambo di jalan Bangka.
Pengakuan itu muncul saat hakim memberi pertanyaan kepada Eliezer apakah pernah dirinya melihat Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi bertengkar. Menanggapi pengakuan tersebut Ferdy Sambo memperingatkan Eliezer untuk tidak lagi melibatkan istrinya dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua.
Ferdy Sambo juga mengatakan bahwa yang menembak itu jelas-jelas dilakukan oleh Eliezer.
“Kalau dia (Eliezer) yang menembak Yoshua jangan libat-libatkan istri saya. Jangan libatkan Ricky, Kuat,” kata Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo menambahkan mestinya Eliezer harus dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana Sambo juga bertanggung jawab.
“Saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan,” tambahnya.
Sambo mengatakan tidak etis jika isu-isu liar berkembang dalam persidangan. Sambo menekankan bahwa tidak pernah ada wanita menangis di kediamannya dan menyebut Eliezer telah mengarang cerita.
“Tidak benar keterangan dia itu, ngarang-ngarang dia. Jelasnya, istri saya kan diperkosa sama Yoshua. Tidak ada motif lain apalagi itu perselingkuhan,” ujar Sambo.
Ia juga meninta hakim untuk seyogianya membongkar tujuan dan orang dibalik ‘cerita karangan’ Eliezer.
Baca Juga: Profil Antonio Dedola, Pacar Bule Nikita Mirzani yang Dekat dengan Anak-Anaknya
“Kita juga nanti tanyakan di persidangan, siapa yang nyuruh dia ngarang-ngarang seperti itu,” ucap Sambo.