Pesan WhatsApp Ayah, Korban Pembunuhan Penipuan Penggandaan Uang Asal Sukabumi Kepada Sang Anak Sebagai Tanda Bahaya

Sukabumi

Selasa, 04 April 2023 | 15:45 WIB
Pesan WhatsApp Ayah, Korban Pembunuhan Penipuan Penggandaan Uang Asal Sukabumi Kepada Sang Anak Sebagai Tanda Bahaya
Petugas kepolisian melakukan penggalian jenazah yang diduga merupakan korban pembunuhan oleh pelaku berinisial TH ((Dokumentasi kerabat korban))

Sukabumi.Suara.com-Kepolisian Resor Banjarnegara mengungkap kasus pembunuhan bersindikat penipuan penggandaan uang.

Kasus pembunuhan ini diawali terkait laporan atas hilangnya korban pria berinisial PO (53) asal Sukabumi, Jawab Barat.

Pelaku penipuan nekat membunuh korban karena kesal akibat sering ditagih hasil penggandaan uang.

Pelaku utama dalam kasus tersebut adalah seorang laki-laki berinisial TH, selama lima tahun terakhir pelaku mengakui perbuatannya sebagai dukun yang bisa menggandakan uang.

Korban berinisal PO sudah terperdaya dengan menyerahkan uang total sebesar Rp 70 juta. Penjelasan tersebut dilansir dari  Kompas : konferensi pers Kepala Kepolisian Hendri Resor Banjarnegara (03/04).

Kronologi kejadian yakni Ibu berinisal N (ibu kandung sang anak/kerabat/mantan istri korban) memaparkan pada Kamis (23/03) laki-laki berinisial PO berangkat menuju Banjarnegara dengan itikad menemui pelaku penggandaan uang.

Sesampainya di lokasi tujuan korban yang merupakan sosok Ayah bagi anak laki-laki nya (G) sempat mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada sang anak.

Pesan terebut memberikan informasi jika korban PO tidak ada kabar dalam beberapa hari kedepan, sang anak di mohon agar memeriksa kerumah tersangka bersama aparat berwenang.

Jumat (24/3) telpon seluler korban berinisial PO tidak aktif. Pihak keluarga pada senin (27/3) melaporkan kasus ini kepada Kapolres Banjarnegara.

baca juga

Kepolisian melakukan penyelidikan dengan hasil penyelidikan berupa temuan jenazah korban PO telah di kubur pada jalan setapak menuju ke hutan Wanayasa.

Tidak hanya itu, ditemukan jenazah lainnya yang sudah membusuk bahkan hingga tulang-belulang yang diduga merupakan korban pembunuhan pelaku.

Sebelum kematian korban PO yang merasa praktik penggandaan uang tidak menghasilkan sehingga korban PO berkali-kali menagih kepada pelaku. Pelaku kesal dan nekat memberikan minuman yang berisi potas kepada korban PO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Bogor Wajib Waspada, Ada Modus Baru Minta Uang dengan Pura-pura Kehabisan Bensin, Publik: Ini Tanda Orang Pemalas

Warga Bogor Wajib Waspada, Ada Modus Baru Minta Uang dengan Pura-pura Kehabisan Bensin, Publik: Ini Tanda Orang Pemalas

Bogor | Selasa, 01 November 2022 | 07:27 WIB

Polsek Kebon Jeruk Tangkap Perempuan Tipu Warga Bermodus Minyak Goreng Murah

Polsek Kebon Jeruk Tangkap Perempuan Tipu Warga Bermodus Minyak Goreng Murah

Bekaci | Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:52 WIB

Waspada! Modus Penipuan Uang Kembalian Kurang Terekam CCTV, Netizen Kecam Aksi Pelaku

Waspada! Modus Penipuan Uang Kembalian Kurang Terekam CCTV, Netizen Kecam Aksi Pelaku

Jogja | Minggu, 12 Juni 2022 | 08:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

×