Suara Sumatera - Jessica Iskandar beberapa waktu lalu mengaku menjadi korban dugaan penipuan rekan bisnisnya. Lantaran itu, ia dikabarkan mengalami kesulitan ekonomi.
Jessica Iskandar disebut tak mampu membayar cicilan rumahnya. Ia sempat menawarkan tas brandednya di Instagram.
Tak hanya itu, istri Vincent Verhaag pun diisukan sempat menggalang dana untuk membantu masalah finansialnya. Namun, belakangan dibantahnya.
Terbaru, unggahan Jessica Iskandar pada Sabtu (17/12/2022), pergi ke salon menjadi sorotan.
Dalam postingannya, ia membagikan momen tengah nyalon di salah satu salon di Bali. Dia seolah mengisyaratkan kalau dirinya rajin nyalon lewat caption.
"Nyalon tiap hari in Bali," tulis Ibu dua anak itu di Instagram, Sabtu (17/12/2022).
Terlihat dalam videonya, artis yang akrab disapa Jedar ini duduk di kursi salon dalam videonya. Ia mengenakan kemben putih yang menutup kaus hitam tanpa lengannya.
Sambil bercermin, ibu dua anak ini memperlihatkan wajah tersenyum puas sambil sesekali mengibaskan rambutnya.
Sementara itu, seorang perempuan berseragam hitam yang diduga pegawai salon, ikut memegang-megang rambut Jedar.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru Usai Final Piala Dunia 2022: Argentina Melesat, Prancis?
Setelah itu, Jedar mengeluarkan berlembar-lembar uang Rp50 ribu untuk diberikan sebagai tip pada pegawai salon yang telah melayaninya.
Perempuan itu pun pergi, sedangkan Jedar lanjut bercermin sambil senyum-senyum menyanyikan lagu "I Like It" dari DeBarge.
Seketika kolom komentar Jedar terkait video pamer nyalon dan memberi banyak tip itu diserbu netizen.
"Gaya elit ekonomi sulit," tulis netizen.
"Katanya gak bisa bayar cicilan rumah, tapi nyalon mampu," ungkap seorang pengguna Instagram.
"Astaga komen-komenya, gini loh ya penjelasan simplenya. Susahnya jedar itu gak kaya susahnya kalian! bagi kalian gapunya duit ya bener-bener 0 rupiah. Bagi jedar dia bilang gapunya duit di rekeningnya gamungkin abis 0 rupiah! Jangan sama-samain ama rakyat jelata," bela netizen.
Seperti ramai diberitakan, Jessica Iskandar menjadi korban penipuan dan penggelapan 11 mobil miliknya senilai Rp9,8 miliar.
Atas kasus ini, Jedar melaporkan rekan bisnisnya yang bernama Cristopher Steffanus alias Steven. Namun Jedar justru digugat balik oleh Steven atas dugaan pencemaran nama baik.