Suara Sumatera - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menyebutkan, Golkar harus menang di pemilihan umum (Pemilu) 2024.
"Dalam Pilpres tidak ada juara dua, juara tiga. Hanya ada juara satu. Jadi menang atau kalah dan kita milih menang," katanya melansir Antara, Jumat (23/12/2022).
Pada Pemilu 2024, kata Lodewijk, Golkar menargetkan memiliki 20 persen suara di DPR RI atau 115 kursi.
"Untuk pilkada juga ditargetkan bisa meraup 60 persen suara. Target ini sedikit lebih rendah dari pilkada tahun sebelumnya yang sudah 61-an persen," ujarnya.
Selain itu, kata Lodewijk, Golkar tetap tetap mencalonkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Hal itu merupakan keputusan di Musyawarah Nasional pada 15 Desember 2019.
"Kemudian di Rakernas dan Rapimnas pada 6 Maret 2021, Golkar juga sudah memutuskan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres asal Golkar," jelasnya.
Dirinya mengaku Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memang belum menetapkan nama capres dan cawapres. Namun, Airlangga sudah masuk dalam bursa capres 2024 di sejumlah lembaga survei
Bahkan, PAN yang juga anggota dalam KIB mengumumkan salah satu dari sembilan nama bakal calonnya adalah Airlangga Hartarto.
Mengenai nomor 4 untuk Golkar itu diartikan partai itu dengan mengambarkan soal aman dan stabilitas. Dua hal itu sangat dibutuhkan Indonesia sehingga Golkar menang, rakyat sejahtera.
Baca Juga: 6 Fakta Bianca Kartika, YouTuber dan ARMY yang Dapatkan Beasiswa ke Korsel
"Sekarang Golkar harus menjaga stabilitas. Jangan terpengaruh dengan upaya memecah belah di partai," katanya.