Suara Sumatera - Pesta Demokrasi lima tahunan seperti halnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, membutuhkan banyak dukungan suara. Beberapa provinsi memang dikenal sebagai lumbung pemilih karena jumlah penduduk yang padat.
Salah satunya, Jawa Timur (Jatim). Sebagai wilayah potensial dengan pemilih terbanyak kedua di Indonesia, pengamat politik, Rocky Gerung menyebut Jatim sebagai wilayah pertarungan yang sangat diperhatikan pada Pilpres 2024 mendatang.
Sementara di Jatim sendiri memiliki sejumlah tokoh yang dinilai sebagai representatif. Salah satunya, ialah Khofifah Indra Parawansa yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. Sosok ini dinilai sebagai sosok paling potensial guna merebutkan suara pendukung di Jawa Timur.
Apalagi, diketahui bahwa Jawa Timur belum dikuasai oleh satu pun dari tiga tokoh potensial calon presiden (capres) mendatang.
"Kita lihat nanti Jawa Timur itu jadi wilayah duel, dan sialnya dari Gerindra semua Prabowo, Sandi, Anies, berupaya dapat dukungan maksimal supaya jadi presiden," kata Rocky Gerung di kanal YouTubenya.
Khofifah banyak dilirik partai politik untuk menjadi calon wakil presiden karena punya ceruk suara besar di Jawa Timur dan ormas Islam, NU.
Sehingga Rocky menyebutkan Khofifah tak hanya diincar partai politik, tapi juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Khofifah jadi rebutan, sementara Khofifah juga diperebutkan oleh KPK dan kejaksaan," sambung Rocky Gerung.
"Khofifah direbutkan baik oleh politisi maupun penegak hukum," tambahnya.
Belum lama ini perebutan wilayah Jawa Timur diperlihatkan oleh Prabowo Subianto. Dia mendatangi sepuh dan ulama NU di Jatim guna meminta dukungan agar maju di Pilpres 2024. Hal ini diungkap petinggi Partai Gerindra.
Baca Juga: Timnas Thailand Takjub Melihat Kemegahan SUGBK Jelang Duel Lawan Timnas Indonesia
![Anies Baswedan dan Prabowo (Istimewa). [Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/15/1-anies-baswedan-dan-prabowo-istimewa.jpg)
Sowan Prabowo Subianto berjumpa dengan tokoh agama tersebut untuk meminta restu lantaran akan maju menjadi calon presiden (Capres) 2024.
Rocky mengungkapkan bahwa Prabowo tengah mengumpulkan kapasitas-kapasitas yang masih tercecer karena Jawa Timur yang kata dia sebagai lumbung politik Indonesia.
"Di Jawa Timur kita tahu politik itu, dia nasionalis atau agamis itu yang kemudian hendak dipastikan Prabowo. Kalau nasionalis, Gerindra pasti nasionalis," tuturnya.