Suara Sumatera - Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu sosok bakal calon presiden atau Capres 2024 yang kerap menuai sorotan bahkan cenderung memicu pro dan kontra.
Salah satunya Anies Baswedan sering disangkutpautkan dengan Front Pembela Islam atau FPI. Baru-baru ini, Anies disebut ketahuan menyetorkan Rp500 miliar kepada ormas tersebut.
Informasi mengenai aliran dana yang diberikan Anies kepada FPI ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube NARASI POLITIK pada Jumat (6/1/2023).
Pada informasi tersebut, disebutkan pula jika Menkopolhukam Mahfud MD telah mengetahui hal tersebut.
Adapun narasinya sebagai berikut:
"Berita Viral! Gawat Anies Setor ke FPI 500 Miliar Mahfud MD Gerak Cepat Tercium Cara Buruk Anies."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak foto Anies Baswedan sedang menghadap anggota polisi.
Terlihat pula Mahfud MD, Surya Paloh, dan Habib Rizieq yang mendampingi Anies Baswedan.
Benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Viral Video Presiden Sudan Selatan Ngompol Saat Menghadiri Acara Resmi
PENJELASAN
Dari penelusuran, klaim Anies Baswedan menyetorkan uang senilai Rp500 miliar kepada FPI adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 6 detik ini berisi beberapa potongan video dari kanal YouTube Kanal Anak Bangsa yang dipandu Zulfan Lindan.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul "Ngeri! FPI Teroris Reborn Kalau Anies Presiden!" yang diunggah oleh Seword.com.
Dalam artikel ini berisi oponi seorang penulis mengenai poster yang pernah beredar bertuliskan "Anies Baswedan Menjadi Presiden Tahun 2024 FPI Akan Lahir Kembali".
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Anies menyetorkan uang ke FPI.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Anies Baswedan menyetorkan uang senilai Rp500 miliar kepada FPI adalah keliru.