Sumatera - Berhubungan seks yang teratur merupakan salah satu kunci utama harmonisnya hubungan suami istri. Banyak pasangan bercerai karena tidak dipicu hasratnya tidak terpenuhi oleh pasangan masing-masing.
Bagi yang belum tahu, ternyata ada tigak waktu hasrat perempuan melonjak tinggi. Di waktu-waktu tersebut, keinginan perempuan untuk berhubungan intim menjadi-jadi.
Berikut 3 waktu hasrat perempuan melonjak tinggi.
1. Sedang Trimester Kehamilan
Hormon berubah secara dramatis selama kehamilan. Atas kondisi itu, perempuan yang berbeda mungkin mengalami tingkat hasrat seksual yang berbeda.
Menurut sebuah studi tahun 2020, perubahan hormon tertentu dapat menyebabkan ibu hamil mencari lebih banyak perhatian dan kasih sayang dari pasangannya di tahap awal kehamilan.
Namun, bukan berarti gairah seks mereka meningkat. Mereka kemungkinan besar akan mengalami mual dan ketidaknyamanan lainnya pada tahap awal kehamilan.
Selama trimester kedua, dorongan seks dapat meningkat. Ini karena wanita terbiasa hamil dan merasa lebih santai dan tenang. Biasanya, saat kehamilan berlanjut dan memasuki trimester ketiga, gairah seks turun dengan cepat.
2. Memasuki Akhir Pekan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu bisa menjadi faktor penting dalam menentukan kapan wanita merasakan gairah.
Baca Juga: Tak Bayar Cewek Open BO Usai Hubungan Intim, Pengacara R Juga Minta Foto Payudara hingga Kemaluan
Saat akhir pekan, peluang perempuan dalam masa subur untuk berhubungan seks dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat dibandingkan pada hari biasa.
Peluang rata-rata seorang wanita berhubungan seks adalah 22 persen di akhir pekan.
3. Ketika Ovulasi
Ovulasi sendiri merupakan salah satu proses yang terjadi dalam siklus menstruasi pada wanita.
Sebuah jurnal medis tahun 2015 mengamati bahwa wanita cenderung aktif meminta pasangannya untuk berhubungan seks sebelum ovulasi.
Selain itu, wanita juga lebih tertarik untuk melakukan hubungan intim sebelum ovulasi.