Suara Sumatera - Gempa bermagnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) waktu setempat. Ribuan orang dikabarkan meninggal dunia.
Seiring dengan musibah itu, belakangan beredar video yang menyebut bahwa terjadi tsunami di Turki pasca gempa bumi tersebut.
Informasi yang menarasikan terjadi tsunami di Turki disebarkan sebuah akun Twitter baru-baru ini dengan caption sebagai berikut:
“#Tsunami menghantam pantai #Turki beberapa menit yang lalu setelah #Gempa Bumi. #PrayForTurkey # #earthquaketurkey 7,5 lainnya #gempa bumi #Turkiye #Syria” tulis si akun dikutip Rabu (8/2/2023).
Dalam unggahannya, pengunggah menampilkan video yang narasikannya tsunami menghantam pinggir pantai di Turki.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tsunami tersebut tidak ada kaitannya dengan gempa Turki yang terjadi pada Senin lalu.
Faktanya, rekaman yang dibagikan adalah video gempa dan tsunami Palu pada 2018. Video yang sebenarnya USA TODAY pada 29 September 2018: “After just facing an earthquake and multiple aftershocks, a tsunami slams into the island of Palu. People watch from above as the giant wave obliterates anything in its path.”
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi video yang menyebut ada tsunami pasca gempa Turki merupakan informasi hoaks.
Baca Juga: Bertemu dengan Menhan Turki, Prabowo Subianto: Kami Baru Saja Menandatangani Perjanjian Bersejarah
Video yang dinarasikan tsunami di Turki merupakan kejadian di Palu pada 2018 lalu. Dengan demikian, konten tersebut masuk dalam kategori konteks yang salah.