Suara Sumatera - Kabar Seto Mulyadi alias Kak Seto ditindak aparat beredar di internet. Informasinya, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu ditindak gegara membela pacar Mario Dandy yang berinisial AG.
Kabar itu disebarkan video kanal YouTube bernama 'GARUDA NEWS' yang diunggah pada 9 Maret 2023. Dalam thumbnailnya, tampak foto Kak Seto yang seolah diperiksa oleh aparat di sebuah ruangan.
"BELA AGNES BERUJUNG PETAKA KAK SETO LANGSUNG DI TINDAK TEGAS APARAT," begitu narasi thumnail video tersebut.
Benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran Suara.com, klaim Kak Seto ditindak tegas aparat karena telah membela AG pacar Mario Dandy adalah salah.
Video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut nyatanya tidak berisi dan tak ada kaitannya dengan judul maupun thumbnail video.
![CEK FAKTA: Kak Seto Ditindak Aparat Gegara Bela Pacar Mario Dandy, Benarkah? [YouTube]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2023/03/14/1-cek-fakta-kak-seto-ditindak-tegas-aparat-gegara-bela-ag-pacar-mario-dandy-benarkahyoutubegaruda-news.jpg)
Narator video membacakan artikel Hops.id yang berjudul "Malunya Kak Seto yang kembali bikin gerah soal sikapnya ke Agnes Gracia Haryanto, netizen: Dia kenapa sih?" dan diunggah pada 7 Maret 2023.
Artikel yang dibacakan tersebut berisi pembahasan mengenai pernyataan Kak Seto yang dinilai berpihak kepada AG karena masih di bawah umur.
Dalam hal tersebut, Kak Seto meminta semua pihak untuk tidak merundung AG yang notabene masih anak-anak yang berumur 15 tahun dan menjadi sahabat anak.
Baca Juga: 4 Tips Aman Seks Oral, Jangan Lupa Mandi hingga Bersihkan Rambut Alat Vital
Setelah dituding memihak AG, Kak Seto memberikan klarifikasi bahwa ia tak memihak siapapun.
Adapula foto yang dipasang pada thumbnail atau sampul video adalah hasil suntingan atau editan semata.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar Kak Seto ditindak tegas aparat karena bela AG pacar Mario Dandy adalah keliru.
Dengan demikian, informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.