Diet Kaya Buah dan Sayuran Dapat Kurangi Keguguran

Suara Sumatera Suara.Com
Senin, 24 April 2023 | 07:23 WIB
Diet Kaya Buah dan Sayuran Dapat Kurangi Keguguran
Ilustrasi buah-buahan. (Freepik/lifeforstock)

Suara Sumatera - Diet kaya buah dan sayuran dapat mengurangi kemungkinan keguguran. Hal ini berdasarkan studi baru jurnal Fertilitu and Sterility. 

Keguguran yang juga disebut aborsi spontan seperti disiarkan Medical Daily pada 20 April, merupakan kematian janin sebelum minggu ke-20 kehamilan.

Dalam banyak kasus, keguguran terjadi karena masalah kromosom yang menghambat perkembangan janin. 

Alasan lain adalah masalah hormonal, masalah pembekuan darah, penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan, masalah fisik dengan organ reproduksi ibu dan infeksi.

Menurut perkiraan, satu dari enam kehamilan berakhir dengan keguguran. Namun 50 persen keguguran dini tetap tidak dapat dijelaskan.

Studi sebelumnya menunjukkan perubahan gaya hidup, termasuk perubahan pola makan, berhenti merokok dan penggunaan alkohol mengurangi risiko keguguran.

Para peneliti dari University of Birmingham mengevaluasi 20 studi untuk memperkirakan dampak kebiasaan makan seorang wanita pada bulan-bulan sebelum dan segera setelah mengandung bayi terhadap risiko keguguran.

Tim peneliti menemukan bukti yang menunjukkan diet kaya buah, sayuran, makanan laut, produk susu, telur dan biji-bijian mengurangi risiko keguguran.

Wanita yang melakukan diet kaya buah 61 persen lebih rendah kemungkinan mengalami keguguran. Sedangkan asupan sayuran yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko keguguran sebanyak 41 persen.

Baca Juga: Jokowi Kerap Endorse Prabowo, Sejak Awal Ingin Pasangkan dengan Ganjar Pranowo?

Asupan produk susu yang tinggi menurunkan kemungkinan keguguran hingga 37 persen, lalu penurunan risiko keguguran sebanyak 33 persen bila konsumsi biji-bijian dan 19 persen dengan diet kaya makanan laut dan telur.

Studi tersebut juga menunjukkan diet tinggi makanan olahan justru menggandakan kemungkinan keguguran.

"Kami sangat menganjurkan para pasangan untuk mempertimbangkan pentingnya membuat pilihan gaya hidup yang positif saat merencanakan sebuah keluarga, dan melanjutkan pilihan sehat ini selama kehamilan mereka dan seterusnya," kata ketua tim peneliti Dr Yealin Chung melansir Antara, Senin (24/4/2023).

Chung mengatakan dengan mengetahui pilihan gaya hidup yang positif dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam mengurangi risiko keguguran, maka pasangan dapat merasa diberdayakan untuk menjaga kesehatan mereka dan kesehatan bayi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI