Suara Sumatera - Rendy Kjaernett pernah terbakar cemburu ketika melihat Dokter Richard Lee memberikan hadiah ke anaknya.
Rendy Kjaernett yang cemburu sempat marah ke Dokter Richard Lee. Namun itu semua sudah berlalu dan hanya kesalahpahaman semata.
Dokter Richard Lee mengatakan, tidak ada motif apapun di balik pemberian hadiah ke anak Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan.
Menurut dokter kecantikan itu, dirinya sudah bisa memberikan hadiah kepada bintang tamu podcast-nya termasuk anak-anaknya.
Nah saat itu, Dokter Richard Lee mengaku terpana melihat kecantikan anak Rendy dan Lady. Di situlah timbul keinginan Dokter Richard Lee memberikan hadiah.
"Jadi, ceritanya aku memang sudah biasa kasih hadiah. Suatu hari aku lihat Emma, cantik banget anakmu. Aku pernah bilang sama dia (Lady) cantik banget calon mantu aku. Makanya aku tuh kasih hadiah," ujar Richard Lee dalam YouTubenya, Kamis (17/8/2023).
Richard Lee lalu menyurut asistennya untuk membeli hadiah tersebut lalu mengirimkannya ke anak Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan.
"Aku kasih hadiah itu nggak aku ke mall terus aku cariin, nggak se-effort itu juga gue," tuturnya.
Rendy Kjaernett pun menyatakan permintaan maafnya atas kesalahpahaman yang terjadi hingga membuatnya memarahi Dokter Richard Lee.
Baca Juga: Gaet Bintang Papan Atas, Concrete Utopia Jadi Wakil Korea Selatan di Oscar
"Gue minta maaf sama dokter, gue pernah marah marah sama lu," ujar Rendy Kjaernett.
"Gue juga minta maaf, gue nggak ada maksud apa-apa," sahut Richard Lee.
Dokter Richard Lee bisa memahami perasaan Rendy yang cemburu ketika itu.
"Gue paham, di situ gue tahu kalau dia itu cemburu. Dia cemburu, dia nggak bisa marah karena gue kasih ke lo tapi dia coba cari alasan dia marah ke gue itu dengan kasih ke anak-anak," jelas dr Richard.
Hal tersebut pun dibenarkan oleh Rendy Kjaernett yang merasa seolah direndahkan sebagai laki-laki, suami sekaligus ayah Emosinya menjadi lebih mudah terpancing.
"Namanya laki-laki pasti ada (merasa rendah), aku nggak terima. Maksudnya, namanya laki-laki pasti punya pride ya," ujar Rendy Kjaernett.