Suara Sumatera - Beredar kabar yang menyatakan bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto disebut sebagai pusat korupsi alutsista senilai Rp1.760 triliun.
Dalam unggahan itu juga ditampilkan foto Prabowo yang di belakangnya ada mobil tank. Informasi tersebut dibagikan sebuah akun Facebook belum lama ini dengan narasi:
“Prabowo Menjadi Pusat Korupsi Alutsista Rp 1760 T
Connie Rahakundini Mengatakan Bahwa Penunjukkan Secara Langsung PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) Adalah Sebuah Kejanggalan, Karena Ada Empat Kader Gerindra Menjabat Sebagai Direksi Utama. Apa Yang Direncanakan Prabowo Kalau Bukan Korupsi?”
Lantas benarkah informasi yang menyebut Prabowo jadi pusat korupsi alutsita Rp1.760 T?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi valid yang menyatakan Prabowo Subianto terlibat dalam skandal korupsi tersebut.
Bahkan ketika ditelurusi pada laman KPK.go.id dengan kata kunci “Prabowo Subianto” hanya muncul artikel tentang pengumuman harta kekayaannya.
Terkait alutsista bernilai fantastis dilansir dari kompas.id, pada tahun 2021 Kementerian Pertahanan sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden mengenai Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia 2020-2024. Namun hingga tahun 2023 tidak ditemukan informasi terkini tentang kelanjutan rencana ini.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim yang menyatakan Prabowo terlibat dalam skandal korupsi alutsista senilai Rp1.760 triliun merupakan kabar hoaks.
Faktanya, rencana pengadaan Alutsista senilai Rp1.760 T merupakan draf yang belum final/selesai. Selain itu, tidak juga ditemukan informasi resmi dari KPK jika Prabowo terlibat korupsi pengadaan alutsista.
Baca Juga: Bikin Geger! Pria Ini Minta Aparat Dengar: Lebih Banyak Jasa Rakyat Sipil untuk Negara
Dengan demikian, narasi yang dibagikan akun Facebook tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.