Suara Sumatera - Beredar informasi jika Vietnam yang menjadi juara piala AFF U-23 pun merespon kekecewaan yang dialami tim nasional (timnas) Indonesia. Piala AFF yang berujung pada kekecewan timnas Indonesia pada kualitas wasit masih ramai diperbincangkan publik.
Informasi beredar persatuan sepak bolanya pun merespon apa yang dipersoalkan Erick Thohir dan Indonesia akan kualitas AFF. Karena itu, beredar informasi jika Vietnam pun menantang Erick Thohir dan Indonesia dalam ajang FIFA Match Day.
Hal ini sebagai pembuktian kualitas sepak bola dua negara. Informasi ini belum terverifikasi kebenarannya, dan berpotensi menjadi misinformasi.
Salah satu akun yang membagikan informasi ini yakni akun Timnas Harapan TV. Awalnya narator mengungkapkan jika Vietnam menantang Erick Thohir agar melakukan FIFA Match day sebagai bentuk menjawab kekecewaan terhadap piala AFF.
Akun ini pun membagikan dengan narasi yang cukup menyakinkan, "BREAKING NEWS: VIETNAM TANTANG INDONESIA DI FIFA MATCH DAY INI JAWABAN PSSI".
Lalu apakah benar jika Vietnam memang menantang FIFA Match day?
CEK FAKTA:
Dari hasil penelusuran di video dengan durasi tidak panjang, yakni hanya 3 menit, narator hanya membacakan informasi mengenai sikap Vietnam.
Narator pun menyebutkan jika tantangan Vietnam dikeluarkan saat ketua federasi sepak bolanya menggelar konfrensi pers. Narator pun tidak menjelaskan dengan rinci apakah informasi tersebut sudah menjadi fakta pemberitaan.
Baca Juga: PKS Dukung Edy Rahmayadi Maju Jadi Gubernur Sumut untuk Periode Kedua
Sampai dengan akhir video, narator malah mengungkapkan pertanyaan mengenai pernyataan Vietnam termasuk reaksi Erick Thohir dan timnas Indonesia.
Sehingga karena tidak adanya kesesuaian judul dan informasi yang disebutkan narator, maka informasi di akun YouTube tersebut tergolong misinformasi atau berita hoaks.
PENJELASAN:
Kekinian, Indonesia masih menghormati akan ajang piala AFF tersebut, meski ketua Erick Thohir mengungkapkan jika persoalan dasarnya ialah jadwal pertandingan yang seharusnyaa diselaraskan antar liga dan timnas Indonesia.
Karena itu, jika pun ada laga yang nantinya harus diikuti timnas Indonesia namun tidak menguntungkan bagi perkembangan sepak bola, maka peluang Indonesia tidak mengikutinya bisa mungkin terjadi.
Negara Indonesia, kata Erick Thohir belum pada kesepakatan ingin keluar dari AFF, meski desakan tersebut muncul dari pendukung timnas Indonesia.