Suara Sumatera - Kasus kopi sianida yang sempat heboh di tahun 2016 lalu, kembali viral di media sosial.
Kasus yang menjerat Jessica Wongso ini diperbincangkan publik setelah film dokumenter berjudul "Ice Cold" diputar di Netflix.
Di film itu, Otto Hasibuan, pengacara Jessica Wongso, mengungkap ada kejanggalan di balik kasus kopi sianida.
Salah satunya indikasinya adalah dideportasinya saksi Beng Beng Ong, ahli patologi Australia yang didatangkan pihak Jessica Wongso secara mendadak.
Hingga Otto Hasibuan akhirnya berkesimpulan ada seseorang yang berusaha menjebak Jessica Wongso dalam kasus ini.
"Apakah ada yang menjebak Jessica atau tidak? Saya ingin mengatakan saya bisa berpikir begitu," kata Otto Hasibuan dalam film dokumenter tersebut.
Otto Hasibuan merasa pemeriksaan dan penjabaran barang bukti pembunuhan Mirna Salihin dalam persidangan sangat tidak masuk akal.
Sementara saat pihaknya hendak membeberkan bukti-bukti selalu dipotong oleh pihak Mirna Salihin.
"Setiap saya melakukan terobosan untuk bisa membuktikan sebaliknya, saya selalu dipotong oleh mereka sehingga ada apa sebenarnya?" ujar Otto Hasibuan.
Baca Juga: Urung Masuk Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Reaksi Ivar Jenner
Otto Hasibuan menduga ada pihak yang memang menginginkan Jessica Wongso mendekam di penjara namun ia tak bisa menceritakannya lebih dalam.
"Ada suatu pihak tertentu yang menginginkan dia ini harus dihukum. Saya bisa sebenarnya menceritakan lebih dalam, tapi tidak semua bisa diceritakan kan? Tidak bisa semua diceritakan," jelas Otto Hasibuan.
Otto beralasan tidak memiliki bukti kuat untuk mendukung pernyataannya tersebut. Meski begitu, ia sangat tahu hal itu memang terjadi.
"Karena, sesuatu hal yang saya ketahui kan harus saya buktikan ya? dan kebetulan alat buktinya kurang. Tapi, saya tahu itu terjadi," ucap Otto Hasibuan.