Wanita Harus Tahu, Obesitas Jadi Penyebab Pola Haid Tak Teratur

Suara Sumatera

Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:46 WIB
Wanita Harus Tahu, Obesitas Jadi Penyebab Pola Haid Tak Teratur
Ilustrasi haid. (Freepik/freepik)

Suara Sumatera - Seorang wanita mengalami menstruasi atau haid setiap bulannya.  Hal ini normal dan menandakan bahwa organ reproduksi wanita dalam keadaan yang sehat. Meski menjadi rutinitas bulanan, seorang wanita memiliki kemungkinan mengalami masalah menstruasi selama usia subur.

Namun, bagi wanita yang obesitas menjadi salah satu penyebab gangguan hormonal yang mengakibatkan pola haid menjadi tidak teratur. Demikian dikatakan dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo dr. Riyan Hari Kurniawan, Sp.OG, Subsp. FER melansir Antara, Selasa (17/10/2023). 

"Salah satu yang menjadi penyebab mens tidak teratur dari pengalaman kami banyaknya gangguan hormonal di usia remaja atau usia muda itu karena problem overweight (kelebihan berat badan) atau obesitas," kata Riyan. 

Penyebab pola haid tidak teratur bisa dicari tahu melalui pemeriksaan oleh dokter kandungan menggunakan ultrasonografi (USG). Dari pemeriksaan USG akan terlihat jika ada benjolan seperti miom atau ada penebalan di rahim, dan akan dilakukan tindakan seperti penipisan dinding rahim atau pengobatan membuang miom.

Jika tidak ada tanda-tanda tersebut, bisa disimpulkan haid tidak teratur karena gangguan hormonal yang seringkali disebabkan karena masalah berat badan berlebih. Untuk memperbaiki hormon, pasien biasanya akan diminta untuk mengurangi asupan tinggi karbohridrat dan garam, serta mengonsumsi makanan tinggi serat.

"Misalnya makanan-makanan yang tinggi serat, tinggi protein, kemudian kita hindari makanan yang tinggi karbohidrat kompleks, kemudian tinggi lemak jenuh, tinggi garam, perbanyak sayur, perbanyak buah, menambah aktivitas fisik misalnya," ungkap Riyan.

Batasan normal haid yang teratur setiap bulan adalah antara 24 hingga 38 hari, dengan siklus dalam satu bulan maksimal 8 hari haid. Sedangkan volume darah haid yang normal selama siklus bisa dilihat dari seringnya mengganti pembalut.

Jika lebih sering mengganti pembalut dalam sehari karena volume darah yang lebih deras dari sebelumnya, demikian juga jika lama haid yang lebih dari 2 minggu, Riyan mengatakan itu sudah termasuk gangguan pola haid yang tidak normal.

"Misalnya perempuan ini menstruasinya normal, sebulan sekali kemudian lamanya juga normal 5 hari, tetapi, darahnya banyak setiap hari bisa ganti pembalut 5-6 kali. Ini juga termasuk dari gangguan pola haid," cetus Riyan.

baca juga

Pada ibu yang sudah melahirkan, pola haid juga bisa berubah dan belum sepenuhnya kembali normal dalam beberapa bulan karena ada pengaruh dari menyusui.

Jika frekuensi menyusui langsung terhitung cukup banyak, yaitu sekitar delapan kali per hari atau setiap tiga jam, dalam enam bulan pertama kemungkinan dia tidak mengalami haid. Namun, setelah selesai masa menyusui yaitu sekitar 1 atau 2 tahun, siklus menstruasi akan kembali normal seperti sebelum melahirkan.

"Kalau setelah melahirkan setahun atau dua tahun siklus menstruasi tidak kembali ke normal, nah itu bukan pengaruh melahirkannya. Sebaiknya segera cek ke dokter untuk mencari tahu apa penyebab pastinya," katanya. 

Riyan menyarankan jika pada wanita merasa siklus haidnya terganggu diharapkan untuk mengecek ke dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat-obatan atau minuman pelancar haid. Dokter akan mengecek atau menyarankan untuk memperbaiki pola hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain sebagai Obat Kuat, Berikut 3 Manfaat Kesehatan dari Pasak Bumi

Selain sebagai Obat Kuat, Berikut 3 Manfaat Kesehatan dari Pasak Bumi

Your Say | Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:43 WIB

Beberkan Kondisi Kesehatan Luhut, Jubir: Terus Membaik Sesuai Harapan

Beberkan Kondisi Kesehatan Luhut, Jubir: Terus Membaik Sesuai Harapan

News | Selasa, 17 Oktober 2023 | 13:52 WIB

Desy Ratnasari Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 50 Tahun

Desy Ratnasari Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 50 Tahun

Sumatera | Selasa, 17 Oktober 2023 | 13:05 WIB

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan

Your Say | Selasa, 17 Oktober 2023 | 12:12 WIB

Tes Urine hingga Sampel Darah Diambil Demi Maju Nyapres, Anies Lolos Tes Kesehatan di RS Fatmawati?

Tes Urine hingga Sampel Darah Diambil Demi Maju Nyapres, Anies Lolos Tes Kesehatan di RS Fatmawati?

Kotak Suara | Selasa, 17 Oktober 2023 | 10:44 WIB

Terkini

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol

Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:05 WIB

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:05 WIB

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:01 WIB

Kisah Inspiratif Achraf Hakimi: Anak Pedagang yang Sukses di Sepak Bola

Kisah Inspiratif Achraf Hakimi: Anak Pedagang yang Sukses di Sepak Bola

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:00 WIB

Messi, Haaland, dan Mbappe: Siapa Layak Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?

Messi, Haaland, dan Mbappe: Siapa Layak Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:00 WIB

Nadiem Makarim Siap Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara

Nadiem Makarim Siap Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara

Video | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:00 WIB

×