![Suasana meikmati makanan bersama warga [Dok. Pribadi]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2022/09/30/1-img-20220930-wa0032.jpg)
Sementara itu, Sendang Rejoso dipercaya oleh warga sekitar sebagai bekas tempat wudu Sunan Muria.
Tradisi ini, menurutnya, semula dilakukan untuk mengajak masyarakat sekitar Gunung Muria untuk melestarikan sumber air yang berada di kawasan Muria.
"Guyang Cekathak merupakan salah satu kearifan lokal untuk melestarikan alam di kawasan lereng Gunung Muria, yang mesti dirawat dan dijaga," ucap Bambang.
Bambang berharap generasi yang akan datang dapat lebih peduli dengan kelestarian alam Muria, dengan terselenggaranya agenda Guyang Cekathak tersebut.
"Kendati mengalami beberapa transformasi seperti dulu dawetnya diguyang-guyang (disiram ke udara), tapi sekarang sudah tidak karena dinilai menyia-nyiakan makanan, serta merawat tradisi yang ada di Muria" jelasnya.