SuaraSumedang.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan, dengan adanya banyak pabrik yang tumbuh di Kabupaten Sumedang diharapkan bisa menciptakan banyak lapangan pekerjaan.
"Di tengah-tengah perasaan was-was kita akan proyeksi perlambatan ekonomi nasional, kita memberikan apresiasi hadirnya pabrik ini, yang akan menambah lapangan pekerjaan bagi penduduk di Sumedang," kata Bamsoet yang sekaligus menjabat Kepala Badan Polhukam Kadin Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan pabrik kosmetik milik PT Ratansha Purnama Abadi di Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, yang sekaligus didampingi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
Dengan strategi perizinan yang mudah, kata Bamsoet, dirinya meyakini Kabupaten Sumedang bisa lebih unggul dari daerah lainnya.
Pabrik yang memproduksi kosmetik bermerk Marwah tersebut merupakan pabrik berjenis cosmeceutical, yakni pabrik jenis kosmetik, dan farmasi.
"Dewasa ini industri kosmetik mengalami peningkatan yang sangat luar biasa di mana BPS mencatat industri sektor kosmetik tumbuh mencapai 9,60 persen dari Tahun 2021 ke 2022," ucapnya.
"Secara global perkembangan industri farmasi, dan kosmetik menempati peringkat ke-9 di dunia. Patut berbangga, adanya pabrik kosmetik di Sumedang yang berkontribusi dengan menempatkan Indonesia di peringkat ke-9 di dunia," pungkasnya.
Sementara, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan, selamat kepada PT Ratansha Purnama Abadi yang telah hadir di wilayahnya, dan menjadi bagian solusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumedang.
Perusahaan ini bergerak di bidang industri kosmetik dan obat optikal, dengan kapasitas produksi kosmetik mencapai 16 ton per hari, dan obat optikal mencapai 3,5 ton per hari.
Baca Juga: Wanita Cantik Ini Mengaku Diajak Cipika-Cipiki oleh Rizky Billar di Belakang Lesti Kejora
Pabrik ini terdiri dari dua gedung, kata Bupati Sumedang, gedung A sebagai produksi dan laboratorium, serta gedung B sebagai pengemasan dan pergudangan.
"Hal ini berdampak dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada gilirannya bermuara pada kesejahteraan masyarakat Sumedang," ucapnya.
Ia menambahkan, dengan menyerap sebanyak 300 tenaga kerja lokal, maka kurang lebih menghidupi 1.200 orang warga Sumedang.
"Ini artinya penting kita harus terbuka, memberikan karpet merah bagi siapapun investor yang mau membangu Kabupaten Sumedang," ucap Bupati.
Sumber:Pemkab Sumedang