Hingga Selasa 22 November 2022, BMKG Melaporkan 122 Kali Gempa Susulan di Cianjur

Suara Sumedang

Selasa, 22 November 2022 | 10:16 WIB
Hingga Selasa 22 November 2022, BMKG Melaporkan 122 Kali Gempa Susulan di Cianjur
(suara.com/partahi)

SuaraSumedang.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, bahwa trend magnitudo gempa susulan di Kabupaten Cianjur cenderung melemah.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono hal tersebut berdasarkan hasil monitoring BMKG.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga Selasa, 22 November 2022 pukul 04.00 WIB menunjukkan tren magnitudo gempa susulan yang cenderung melemah," kata Daryono dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Daryono menambahkan, gempa susulan dari gempa utama magnitudo 5.6 Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022), juga menunjukkan tren frekuensi aktivitas gempa susulan yang semakin jarang.

"Aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Cianjur-Sukabumi sudah meluruh," katanya.

Daryono mengutarakan, gempa yang terjadi di Cianjur masuk dalam kategori gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

Ia mengatakan, karakteristik gempa kerak dangkal itu memiliki gempa susulan yang cukup banyak karena berada di batuan yang relatif rapuh.

"Hingga pukul 07.30 WIB, BMKG mencatat 122 kali gempa susulan akibat gempa M 5.6 Cianjur, Jawa Barat," kata dia.

Di samping itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto mengatakan, target masa darurat berlangsung selama satu minggu.

baca juga

Dengan begitu, Letjen Suharyanto berharap proses pencarian dan evakuasi sudah selesai di Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa bumi.

Ia meminta kementerian/lembang dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mempercepat penanganan darurat.

"Gempa sudah terjadi, tidak ada satu kekuatan yang bisa menghindari kapan terjadinya bencana, yang pasti setelah terjadi bencana bagaimana upaya-upaya kita secara sinergi, soliditas, dan sungguh-sungguh agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Letjen Suharyanto menambahkan, pihaknya pun sudah mengerahkan personel dan logistik ke lokasi bencana gempa bumi tersebut.

"Kami juga menyiagakan satu unit helikopter untuk distribusi bantuan," ucap Suharyanto.
 Ia mengatakan, rumah warga yang alami kerusakan berat, sedang, maupun ringan akan diberikan bantuan dari pemerintah.(*)

Sumber:ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TNI AD Kerahkan 1.000 Prajurit Bantu Penanganan Pasca Gempa Cianjur

TNI AD Kerahkan 1.000 Prajurit Bantu Penanganan Pasca Gempa Cianjur

News | Selasa, 22 November 2022 | 10:04 WIB

Adik Dinar Candy Masih Hilang, Ini Cara Mengetahui Kondisi Korban Gempa Cianjur

Adik Dinar Candy Masih Hilang, Ini Cara Mengetahui Kondisi Korban Gempa Cianjur

Jabar | Selasa, 22 November 2022 | 09:51 WIB

Kampung Halaman Diguncang Gempa, Lesti Kejora: Mohon Pertolonganmu Ya Allah

Kampung Halaman Diguncang Gempa, Lesti Kejora: Mohon Pertolonganmu Ya Allah

Entertainment | Selasa, 22 November 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×