SuaraSumedang.id – Nama Yessy dan Ryan Dono mendadak terkenal usai pernikahannya batal lantaran sang mempelai wanita meminta sertifikat mahar rumah saat akad.
Bermula saat Ryan beberkan permasalahan asmaranya itu ke media sosial dan viral. Unggahan Ryan itu pun diupload kembali oleh berbagai media gosip hingga booming.
Usai pengakuan Ryan, Yessy sebagai mempelai wanita yang dituding minta mahar sertifikat tanah itu berikan klarifikasi ke publik melalui video.
Pada klasifikasinya, wanita berhijab itu bantah jika dirinya matre lantaran minta mahar yang berlebihan.
Terlebih selama pacaran dia mengaku tak pernah neko – neko dan meminta hal lebih pada Ryan. Tak ingin berseteru panjang lebar, Yessy sempat berpesan pada mantan kekasihnya itu untuk tidak saling melupakan kebaikan keluarga Yessy dan sebaliknya.
“Kalau aku matre selama aku menjalin hubungan sama dia pasti aku minta ini itu,” kata Yessy melalui video klarifikasi yang telah diunggah ulang oleh Instagram @Lambe_Turah, Jumat 9 Desember 2022.
“Tapi dari livenya dia sendiri, selama pacaran gak pernah neko – neko,” tambahnya.
“ Dan mungkin kalau aku matre aku udah dapat segalanya ,” lanjut Yessy.
“Jangan pernah lupa kebaikan Yessy dan keluarga Yessy begitupun kebaikan Riyan dan keluarga Ryan yang tidak pernah terlupakan,” tambahnya.
Baca Juga: Wajib Cek Komponen Mobil Ini Saat Tune Up
Usai membuat klarifikasi video di media sosial, nama Yessy semakin melambung tinggi dan banyak hadir diundang sebagai bintang tamu dalam acara – acara televisi.
Terlebih Yessy juga sempat hadir di beberapa podcast seperti Densu dan juga Uya Kuya.
Saat ditanya oleh Densu, soal alasan batal nikah ternyata jawaban Yessy justru berbeda. Menurut Yessy bukan perkara mahar sertifikat rumah, melainkan ada perilaku Ryan selama satu tahun ke belakang yang dianggapnya kelewat batas.
“Aku boleh ngomong ya ke kakak, selama satu tahun itu kak, orang tua aku tu dihina – hina terus sama dia,” kata wanita berhijab itu melalui Youtube Denny Sumargo.
Tak hanya diungkapkan oleh Ryan saja, namun pihak keluarga mempelai laki – laki juga sering berucap kata – kata kasar.
“sama keluarganya, intinya kata – kata nya tu udah gak pantas untuk diucapkan,” tambahnya.