SuaraSumedang.id - Malam Nisfu Syaban bukan hal baru bagi umat Islam. Ternyata ini makna sebenarnya daripada malam Nisfy Syaban.
Bagi umat Islam, kata malam Nisfu Syaban tak lagi asing didengar. Malam Nisfu Syaban selalu digandengkan dengan kata bulan suci Ramadan.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam akan selalu bertemu dengan malam Nisfu Syaban.
Lalu, apakah sebenarnya malam Nisfu Syaban tersebut?
Sekadar informasi, malam Nisfu Syaban adalah waktu di mana catatan amal setiap manusia akan dilaporkan oleh Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Nasai No. 2356 dan Ahmad No. 21753.
"..Syaban adalah bulan yang dilupakan oleh orang orang antara Rajab dan Ramadan. Bulan Syaban adalah bulan laporan amal kepada Allah. Maka saya senang amal saya dilaporkan sementara saya dalam kondisi berpuasa".
Tak cuma itu, konon malam Nisfu Syaban juga menjadi istimewa sebab menjadi waktu di mana doa akan diijabah oleh Allah SWT, seperti diterangkan dalam hadits Ibnu Abbas.
"Lima malam tidak akan ditolak doa di dalamnya. Malam Jumat, Malam pertama dari bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Lailatul Qadar, malam hari raya Idul Fitri dan Idul Adha".
Di samping itu, malam Nisfu Syaban juga menjadi waktu di mana dosa orang mukmin akan diampuni, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi.
Baca Juga: Ini 3 Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam Nisfu Syaban
"(Rahmat) Allah turun ke bumi pada malam Nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan)".(*)