SuaraSumedang.id – Beberapa hari ini publik dibuat penasaran dengan kebenaran sebuah isu beredar adanya video panas mirip Amanda Manopo di hotel durasi 45 detik.
Amanda Manopo dikenal sebagai sosok pemeran Andin dalam Ikatan Cinta, lahir pada 9 Desember 1998.
Seiring kepopulerannya, membuat Amanda Manopo sering diterpa isu miring mulai disebutkan sebagai pihak ketiga, penyebab keretakan rumah tangga Arya Saloka dengan Putri Anne.
Kini muncul sebuah kabar beredarnya video panas yang mirip Amanda Manopo ramai bertebaran di YouTube.
Salah satu cahnnel yang unggah mengenai video panas mirip pemeran Andin dalam Ikatan Cinta seperti YouTube Entertainment Populer.
"Full Video Panas Amanda Manopo, Netizen Sebut Video Asli Bukan Rekayasa,” judul unggahan video akun tersebut.
Bahkan sampul video seakan menunjukkan wajah Amanda Manopo serta perempuan yang menggunakan baju oranye seperti berada di kamar hotel.
Lantas benarkah ada video panas sosok pemeran Andin?
Cek Fakta
Baca Juga: Sebelum Suntik Mati, Mantri SH Ancam Bunuh Kades Curuggoong 6 Bulan Lalu
Usai menonton video tersebut ditemukan beberapa fakta sebagaimana berikut. Unggahan akun tersebut kini telah ditonton sebanyak 185 ribu kali.
Kemudian usai memutar seluruh isi video, sama sekali tidak ditemukan jika lawan main Arya Saloka ini terlibat video panas.
Hanya ditampilkan foto kolase Amanda Manopo baik itu saat masi di Ikatan Cinta maupun kesehariannya.
Sehingga tidak ada keselarasan antara sampul video judul dengan isi berita, maka bisa disimpulkan jika unggahan tersebut adalah hoax.
Disclaimer
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suarasumedang.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].