sumedang

Puasa Sunah Bulan Syawal, Begini Penjelasan Lengkap Ustadz Adi Hidayat

Suara Sumedang Suara.Com
Rabu, 19 April 2023 | 20:00 WIB
Puasa Sunah Bulan Syawal, Begini Penjelasan Lengkap Ustadz Adi Hidayat
Tangkapan layar video Ustaz Adi Hidayat. Ini penjelasan soal puasa sunah Syawal [Youtube Adi Hidayat Official] (Youtube Adi Hidayat Official)

SUARA SUMEDANG - Setelah berpuasa selama satu bulan penuh pada saat Ramadhan, umat Islam akan merayakan Idul Fitri.

Selain sholat Idul Fitri, bulan Syawal juga memiliki keutamaan yang istimewa bagi orang yang berpuasa selama enam hari.

Puasa sunnah di bulan Syawal ini merupakan rangkaian ibadah setelah melaksanakan puasa Ramadhan dan seusai melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri.

Adapun pelaksanaan puasa Syawal dapat dilakukan mulai tanggal 2 Syawal atau satu hari setelah Idul Fitri.

Penjelasan mengenai ibadah sunnah berpuasa di bulan Syawal dan keutamaannya disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat.

Dikutip sumedang.suara.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Rabu, (19/4/2023) Adi Hidayat menjelaskan puasa sunnah syawal melalui salah satu hadits Nabi.SAW

"Barang siapa puasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa sepanjang masa. Sebulan ditambah selama 6 hari ini nilainya setara dengan satu tahun,” ungkap Ustadz Adi Hidayat yang membacakan hadits dalam kitab shahih Imam Muslim nomor 1164.

Kendatipun demikian, bukan berarti selepas sholat Idul Fitri lantas berpuasa. Tetapi Ustaz Adi Hidayat juga menyebutkan pelaksanaan puasa sunnah ini dilakukan pada hari kedua di bulan Syawal.

"Hari kedua boleh puasa kalau ingin langsung berurutan ketiga keempat kelima keenam dan hari ketujuh enam hari jadi selesai kalau dikerjakan berurutan di hari yang ketujuh di bulan Syawal karena hari pertama haram hukumnya berpuasa namun jika ada kondisi yang menjadikan tidak memungkinkan,"

Baca Juga: Terlihat Adem Ayem, Ari Wibowo Justru Gugat Cerai Inge Anugrah

Lebih lanjut, Adi hidayat juga sampaikan tiga hal penting yang terdapat didalam hadits mengenai puasa di bulan syawal. Tiga hal yang dijelaskan berupa hadiah, teknis, dan hukum fiqh.

"Pertama, Nabi memberikan apresiasi tinggi kepada umat yang menjalankan puasa sunnah di bulan syawal, beliau menghadiahkan pahala berpuasa selama satu tahun bagi yang menjalankan sunnah ini selama enam hari. Kedua, teknis pelaksanaannya mulai dari tanggal 2 syawal kemudian selanjutnya bisa dilaksanakan berurutan atau berselang. Ketiga, mengenai hukum fiqh bagi yang punya hutang berpuasa maka alangkah baiknya lunsai terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa di bulan syawal," pungkas Adi Hidayat dalam penjelasannya.(*)

Sumber: YouTube Adi Hidayat Official

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI