SUARASUMEDANG - Setelah memberikan diskon tarif untuk enam ruas jalan tol di seluruh Indonesia, pemerintah kembali melakukan hal sama untuk enam lainnya.
Dengan demikian, diskon tarif yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) itu sudah diberikan untuk 12 ruas jalan tol.
Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Triono Junoasmono sebagaimana dikutip dari infopublik, Senin 24 April 2023.
"Untuk memecah arus kepadatan lalu lintas dan penumpukan di jalan tol pada saat arus balik Lebaran 2023, kami memberikan diskon tarif ruas tol," kata dia.
Adapun ruas tol yang diberikan diskon tarif tersebut adalah sebagai berikut:
- Jalan tol Batang-Semarang, yang dikelola oleh PT. Jasamarga Semarang Batang (Untuk semua golongan kendaraan);
- Jalan tol Pemalang-Batang, yang dikelola oleh PT. Pemalang Batang Toll Road (Untuk semua golongan kendaraan);
- Jalan tol Pejagan-Pemalang, yang dikelola oleh PT. Pejagan Pemalang Toll Road (Untuk semua golongan kendaraan);
- Jalan tol Kanci-Pejagan, yang dikelola oleh PT. Semesta Marga Raya (Untuk semua golongan kendaraan);
Baca Juga: 4 Ide Investasi Uang THR Bagi Anak, Melek Investasi Sejak Dini
- Jalan tol Palimanan-Kanci, yang dikelola oleh PT. Jasa Marga (Persero) Tbk (Untuk semua golongan kendaraan);
-Jalan Tol Cikampek (Cikopo)-Palimanan, yang dikelola oleh PT. Lintas Marga Sedaya. (Hanya kendaraan Golongan 1).
Penerapan diskon tarif tol terjauh sebesar 20% diberlakukan pada tanggal 27 April 2023 pukul 06.00 WIB sampai dengan 29 April 2023 pukul 06.00 WIB.
Sebelumnya, ruas jalan tol yang diberikan diskon adalah 3 ruas di Pulau Jawa, yakni jalan tol Jakarta-Cikampek, Tangerang-Merak dan Cibitung-Cilincing.
Selain itu, 3 ruas di Pulau Sumatera, yakni jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Kayu Agung-Palembang-Betung.
"Dengan adanya penerapan diskon tarif tol pada momen arus balik Lebaran 2023 ini, diharapkan dan diimbau kepada masyarakat lebih bijak dalam memilih waktu pulang kembali ke Jakarta agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan tol," harap Triono. (*)