SUARA SUMEDANG – Pekan keenam Persebaya Surabaya bertindak sebagai tuan rumah dalam menjamu Persikabo 1973.
Namun menariknya, sebagai tuan rumah malah para supporter Persebaya alias Bonek banyak apsen ke stadion Gelora Bung Tomo.
Hal ini bisa dilihat dari angka penjualan tiket di pekan keenam ini mengalami penurunan drastis.
Tentu, tak seperti biasanya dalam dua laga kandang sebelumnya tiket terjual lebih dari 12.182 ribu orang yang hadir di stadion GBT saat Persebaya vs Barito Putera.
Kemudian laga kandang keduanya tim berjuluk Bajol Ijo vs RANS Nusantara mengalami penurunan, tiket hanya terjual 9.060.
Usut punya usut banyaknya Bonek Mania yang absen lantaran ada berbagai faktor.
Faktor pertama ada sebuah penurunan animo dari para supporter lantaran performa tim menurut, hal ini langsung disampaikan oleh ketua Panpel Persebaya, Ram Surahan.
“Animo penonton kurang begitu bagus, sampai sekarang angka penjualan belum menyentuh angka 5000. Mungkin faktor hari juga,” terang Ram Surahman saat jumpa awak media.
Kemudian faktor kedua, lantaran main di sore hari, sehingga mempengaruhi animo.
Baca Juga: Para Crosser Tanah Air Kembali Bersaing di Ajang Trial Game Dirt 2023
“Kami dari awal usulkan agar Persebaya bisa main sore. Ini konsekuensi dari ini. Kami tidak membayangkan bisa serendah ini tiketnya,” tambahnya.
Kemudian Aji Santoso juga menuturkan faktor lain ialah karena faktor tim yang sedang menurun.
“Kalau kondisi tim turun, penonton juga ikut turun. Tetapi, saya berharap untuk teman-teman Bonek yang mencintai tim ini, tetap hadir untuk mendukung tim ini,” ujar ucap Aji Santoso.(*)