Kompor yang dibagikan ini hanya di beberapa daerah saja contohnya di Solo, Jawa Tengah dan Kabupaten Badung, Bali.
Sebanyak 1000 keluarga penerima manfaat yang akan menerimanya secara cuma-cuma.
Hingga saat ini beberapa produsen kompor dalam negeri mampu memproduksi kompor lebih dari 500 ribu unit per tahun.
Secara bertahap, diharapkan penggunaan kompor listrik dapat tersebar di seluruh daerah Indonesia.
Siapa tahu Surabaya menjadi kota selanjutnya yang menjadi konversi gas LPG ke kompor listrik.