Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Satu Keluarga di Kalideres Ditemukan Tewas

Surabaya

Jum'at, 11 November 2022 | 12:54 WIB
Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Satu Keluarga di Kalideres Ditemukan Tewas
Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Satu Keluarga di Kalideres Ditemukan Tewas ((kumparan.com))

Satu keluarga tewas di Kalideres tersebut beranggotakan empat orang.

Penemuan mayat satu keluarga ini bermula dari adanya laporan warga pada Ketua RT setempat, Asiung.

Warga tersebut mengaku ia mencium bau bangkai yang berasal dari rumah korban sejak Senin (07/11/2022).

Artinya, diduga mayat satu keluarga tersebut sudah ada lebih dari 4 hari. 

"Dia lalu lapor sekitar pukul 05.37 WIB kepada saya."

"Saya waktu itu mau berangkat kerja. 'Pak RT, ini ada bau bangkai'. Ya sudah nanti kita sidik," kata Asiung pada Kamis malam.

Bau bangkai tersebut semakin tercium pada Rabu (09/11/2022).

Saat itu, petugas PLN datang untuk memutus aliran listrik di rumah korban.

Kendati demikian, Asiung baru melakukan pengecekan pada Kamis, setelah meminta pendampingan.

baca juga

"Nah (Kamis) tadi sekitar jam 18.00 WIB, saya akhirnya lapor ke wilayah minta didampingi untuk membongkar pintu."

"Begitu saya lihat, saya langsung lapor ke Polsek Kalideres," jelasnya.

Setelah itu, tambah Asiung, ia mengintip dari jendela rumah yang hanya dipasang kawat nyamuk. Saat Asiung menggeser gorden jendela, ia melihat ada mayat tergeletak.

Tetapi, ia mengatakan suasana rumah dalam keadaan rapi.

"Saya buka (jendela) terus saya geser gordennya."

"Begitu digeser, saya lihat wah ini ada mayat," ungkapnya

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan, mengatakan bahwa keempat jenazah ditemukan di lokasi berbeda.

Satu jenazah ditemukan di kamar belakang, satu jenazah di ruang tamu, dan dua jenazah lainnya di kamar tengah.

Kanit Kriminal Umum Polres Jakarta Barat, AKP Avrilendy, mengungkapkan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari jenazah satu keluarga di Kalideres.

Ia juga mengatakan tak ada luka pada korban.

"Kalau sementara sih, tidak ada tanda-tanda kekerasan."

"Luka enggak ada," ujarnya, Kamis (10/11/2022).

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti itu berupa baju korban, ponsel, buku rekening, dan buku catatan.

Keempat jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

"Dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan otopsi," katanya.

"Kami juga mengambil sejumlah barang bukti seperti beberapa catatan, HP, dan lain-lain," imbuhnya.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan di Polsek Kalideres. Tak hanya itu, olah TKP juga sudah dilakukan di hari penemuan mayat.

Kendati demikian, polisi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Polisi juga belum memastikan apakah penemuan empat jenazah ini merupakan korban pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meninggal Bergantian, Polisi Sebut Lambung dari Mayat Satu Keluarga Tidak Berisi Makanan

Meninggal Bergantian, Polisi Sebut Lambung dari Mayat Satu Keluarga Tidak Berisi Makanan

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 12:44 WIB

Ditemukan Membusuk, Penyebab Satu Keluarga di Kalideres Tewas Gegara Tak Makan-Minum Selama 3 Minggu

Ditemukan Membusuk, Penyebab Satu Keluarga di Kalideres Tewas Gegara Tak Makan-Minum Selama 3 Minggu

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 12:43 WIB

Tontonan Asik Saat Hari Ayah Nasional

Tontonan Asik Saat Hari Ayah Nasional

Tantrum | Jum'at, 11 November 2022 | 12:19 WIB

Terkini

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:29 WIB

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:28 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Lampung | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:25 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:19 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB