Pemain Timnas Indonesia Jordi Amat tidak mempermasalahkan kualitas rumput di Stadion My Dinh, Hanoi yang akan menjadi tempat berlangsungnya partai semifinal leg kedua Piala AFF 2022 antara Indonesia melawan Vietnam.
Tadinya, pemain berusia 30 tahun itu mengira bahwa kondisi lapangan akan lebih buruk, tetapi ternyata dugaanya salah, ia menegaskan bahwa skuad Garuda dapat menjalani latihan dengan baik di stadion tersebut.
"Tidak ada masalah dengan lapangan. Saya malah mengira kondisi lebih buruk," ujar Jordi saat menjalani latihan resmi di Stadion Nasional My Dinh, Minggu (8/1/2023).
Partai ini akan sangat menentukan bagi kedua tim untuk menentukan siapa yang akan lolos ke babak final. Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang dengan gol untuk dapat mewujudkan target tersebut.
"Latihan sudah berjalan dengan bagus dan kami mau memenangkan pertandingan," kata Jordi.
Pada leg pertama di Stadion Utama Geloara Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1), kedua tim bermain seri tanpa gol yang membuat Indonesia cuma memerlukan hasil seri dengan gol yang artinya unggul gol tandang untuk menyegel satu tempat di final.
Indonesia sudah bertemu sebanyak 26 kali dengan Vietnam sejak tahun 1991. Timnas Indonesia masih unggul satu kemenangan dari Vietnam dengan memenangkan delapan pertandingan sementara Vietnam baru tujuh kali dan sisa laga lain tuntas dengan hasil imbang.
Setidak-tidaknya dalam enam tahun terakhir, Indonesia selalu kesulitan saat menghadapi Vietnam sejak 7 Desember 2016. Indonesia dua kali imbang dan dua kali takluk saat bersua Vietnam.
Selain itu, Shin Tae Yong juga belum pernah menang saat Indonesia bertemu dengan Vietnam.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan dan Cak Imin Fix Duet di Pilpres 2024?