Pertandingan Liga 1 pekan ke 20 yang mempertemukan Persib Bandung dengan Borneo FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Kamis (26/1/2023) akan digelar tanpa penonton.
Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan keamaan dan keselamatan bagi kedua tim.
Selain itu, laga juga dimajukan dari yang awalnya akan digelar pada pukul 18.30 WIB dimajukan menjadi 15.30 WIB.
"Berdasarkan hasil assesment oleh pihak berwenang, kami mendapatkan mendapatkan izin menggelar pertandingan Persib kontra Borneo FC tanpa dihadiri oleh penonton, karena mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan," kata DIrektur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, Kamis (26/1/2023) dikutip dari lama resmi klub.
Teddy mengatakan, manajemen sudah berusaha semaksimal mungkin agar bobotoh bisa memberikan dukungan langsung dalam pertandingan ini. Namun, seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pertandingan ini memiliki pertimbangan keamanan dan keselamatan.
"Kehadiran bobotoh di pertandingan Persib, baik kandang maupun tandang, mampu mendongkrak motivasi para pemain di lapangan," ujarnya.
Teddy berharap, dukungan bobotoh tak pernah surut. Ia berharap, pertandingan-pertandingan Persib berikutnya bisa disaksikan langsung Bobotoh.
"Saat ini disayangkan karena Bobotoh tidak bisa memberikan dukungan langsung dengan hadir di stadion. Tapi saya harap bobotoh tetap percaya bahwa perjuangan para pemain akan tetap maksimal walaupun hanya didukung dari rumah dulu," kata Teddy.
Persib sendiri saat ini berada di posisi keempat puncak klasemen Liga 1 dengan perolehan 36 poin. Persib akan menggeser Persija Jakarta di posisi puncak jika mampu meraih poin penuh pada pertandingan nanti sore.
Mereka juga masih mempunya sisa satu laga karena pembatalan pertandingan melawan Bhayangkara FC pada laga perdana putaran kedua Liga 1 beberapa waktu lalu.
Sementara Borneo yang sekarang ini berada di urutan keenam, mempunyai misi tersendiri untuk dapat masuk ke dalam jajaran lima besar jika mereka mampu mengalahkan Persib Bandung yang bermain tanpa kehadiran Bobotoh.