Apa itu Resesi Ekonomi? Ini Pengertian, Penyebab, dan Contohnya
Resesi ekonomi menjadi hal yang ditakuti banyak negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Ada beberapa negara yang terancam masuk resesi ekonomi yakni China, Jepang, Mongolia, Korea Selatan, Indonesia, dan negara-negara di Eropa. Terbaru, disebutkan jika Amerika Serikat dilanda resesi.
Pengertian Resesi Ekonomi
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian resesi adalah kelesuan dalam kegiatan dagang, industri, dan sebagainya (seolah-olah terhenti) atau menurunnya (mundurnya, berkurangnya) kegiatan dagang (industri).
Sedangkan mengutip dari CNBC Indonesia, resesi ekonomi adalah penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam waktu stagnan dan lama, mulai dari berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Resesi ekonomi bisa memicu penurunan keuntungan perusahaan, meningkatnya pengangguran, hingga kebangkrutan ekonomi.
Penyebab Resesi Ekonomi
Melansir laman Business Insider dan CNBC Indonesia, terdapat lima penyebab resesi, yakni:
Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Yang Baik
1. Guncangan Ekonomi
Disebabkan oleh peristiwa tak terduga yang mengganggu ekonomi secara luas, seperti bencana alam atau serangan teroris. Misal kondisi pandemi COVID-19 yang melanda dunia.
2. Inflasi
Inflasi adalah kondisi naiknya harga barang dan jasa selama periode tertentu. Inflasi yang berlebihan akan menimbulkan daya beli masyarakat melemah dan menurunnya produksi barang dan jasa.
Inflasi ekonomi sangat berbahaya karena akan memicu pengangguran, kemiskinan, dan berujung pada resesi.
3. Suku Bunga Tinggi