Produk-produk Desa Jawa Barat Bisa Dipajang di Marketplace Pahlawandesa.id

Tantrum

Selasa, 12 Juli 2022 | 23:36 WIB
Produk-produk Desa Jawa Barat Bisa Dipajang di Marketplace Pahlawandesa.id
(Tangkapan Layar)

TANTRUM - Website pahlawandesa.id menjadi angin segar bagi warga desa di Jawa Barat. Melalui website ini, produk-produk dari desa bisa dipajang di marketplace.

Website tersebut adalah aplikasi yang berfungsi sebagai media transaksi bertemunya broker, badan usaha sebagai pengumpul produk dari beberapa penjual (produsen produk) yang terkoneksi dengan platform pihak ketiga seperti marketplace, aplikasi pembiayaan usaha dan sebagainya.

Website Pahlawan Desa dibentuk Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk memfasilitasi Badan Usaha Milik Desa ataupun BUMDes Bersama di wilayah Jabar dalam memperluas akses pasar. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengemukakan, sosialisasi terkait website Pahlawan Desa kepada BUMDes telah dilakukan, termasuk bimbingan teknis. 

"Sebagai upaya sosialisasi dan mendukung penggunaan website Pahlawan Desa telah diberikan bimbingan teknis kepada BUMDes," kata Ika Mardiah di Kota Bandung, Senin (11/7/2022). 

Kegiatan bimbingan teknis dilakukan oleh Pemda Provinsi Jabar melalui Jabar Digital Service (JDS) secara online di Bandung, tanggal  7 Juli 2022. 

Dalam kegiatan dengan tema “Menuju Implementasi West Java Rural Platform (Website Pahlawan Desa) untuk Optimalisasi Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi BUMDes di Jawa Barat” itu diikuti 55 BUMDes dari 18 kabupaten di Jabar. 

Pengelola BUMDes didampingi dalam pembuatan akun dan pengelolaan pesanan di website Pahlawan Desa. 

Adapun dari 55 BUMDes tersebut, 52 persen menjalankan sektor usaha dalam bentuk jasa, dan 48 persen menjalankan sektor usahanya dalam bentuk produk. 

baca juga

Ika menuturkan, di website ini, pengguna hanya perlu mengunggah foto produknya sebanyak satu kali. Setelah itu, produk secara otomatis akan tersebar di mitra website Pahlawan Desa, di antaranya Shopee dan Tokopedia. 

"Saat ini, website Pahlawan Desa juga sedang dalam proses integrasi dengan Lazada dan JD.id," ujar Ika. 

Perwakilan dari University of Twente, Iqbal Yulizar Mukti menjelaskan, bimbingan teknis penggunaan website Pahlawan Desa dimaksudkan untuk mengajak BUMDes membantu memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. 

"Selain itu juga untuk memperluas akses pasar lewat fiturnya yang terintegrasi ke beberapa e-commerce Indonesia. Proses pemasaran produk menjadi lebih efisien,” tutur Iqbal. 

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar Pupun Saefunudin berharap pengelola BUMDes memahami dan memanfaatkan website ini untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa. 

Menurut Pupun, setelah bimbingan teknis akan diberikan kegiatan berupa kelas pendampingan yang akan dilakukan dalam tiga minggu ke depan dengan beberapa misi guna meningkatkan produktivitas dan optimalisasi pengelolaan akun pengguna (BUMDes) pada website. 

Melalui bimbingan teknis ini diharapkan warga desa dapat meningkatkan kemampuan pemasaran, utamanya dalam penggunaan platform digital agar mampu bersaing dengan pelaku usaha di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. 

Website Pahlawan Desa juga terus dikembangkan, dan kini memiliki tampilan baru yang lebih baik, serta memberikan kemudahan bagi BUMDes untuk dapat melakukan manajemen pemasaran produk secara digital, di antaranya melalui konektivitas beragam  marketplace dengan pengelolaan terpusat, juga menghadirkan katalog produk online untuk kebutuhan promosi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Pantau PPDB Online 2022 lewat HP, Mudah dan Praktis!

Ini Cara Pantau PPDB Online 2022 lewat HP, Mudah dan Praktis!

News | Senin, 13 Juni 2022 | 19:54 WIB

Geger Angkot di Sukabumi Dipasangi Iklan Judi Online, Begini Pengakuan Para Sopir

Geger Angkot di Sukabumi Dipasangi Iklan Judi Online, Begini Pengakuan Para Sopir

Jabar | Sabtu, 21 Mei 2022 | 15:00 WIB

Warga yang Akan Berkunjung ke Taman Safari di Libur Lebaran Diimbau Beli Tiket Online

Warga yang Akan Berkunjung ke Taman Safari di Libur Lebaran Diimbau Beli Tiket Online

Bekaci | Minggu, 01 Mei 2022 | 10:02 WIB

Ramadan Bawa Berkah, Salma Berjualan Kue via Online di Ngabang: Kadang Lebih Ekstra, dan Kadang Lembur

Ramadan Bawa Berkah, Salma Berjualan Kue via Online di Ngabang: Kadang Lebih Ekstra, dan Kadang Lembur

Kalbar | Minggu, 10 April 2022 | 20:28 WIB

Terkini

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Lampung | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:03 WIB

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Jogja | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB