Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok teramat tegas. Dia menolak Gibran Rakabuming sebagai sosok calon wakil presiden (Cawapres).
Gibran Rakabuming yang merupakan anak sulung Jokowi kekinian disebut bakal menjadi cawapres Prabowo Subianto. Meski diketahui sebelum ini, wakil gubernur DKI Jakarta berteman dekat dengan Joko Widodo.
Baru-baru ini dengan tegas Ahok mengaku lebih Ganjar-Mahfud daripada Gibran jika anak Jokowi itu sampai maju jadi Cawapres 2024.
"Ya sah-sah saja Gibran maju cawapres, tergantung rakyat mau pilih apa enggak. Yang jelas saya pilih Ganjar-Mahfud lah, keduanya sudah teruji dan berpengalaman," kata Ahok,
Ahok menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden di Pemilu 2024.
Ahok menyatakan bahwa kedua calon merupakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman dengan cakupan yang sangat luas soal ketatanegaraan sehingga cocok untuk memimpin.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri secara resmi mengumumkan Menko Polhukam Mahfud MD sebagai bakal calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Keduanya sudah memiliki pengalaman legislatif tingkat nasional dan juga pengalaman sebagai eksekutif tingkat provinsi.
Ahok menilai Ganjar adalah sosok pemberani sehingga berpeluang besar untuk menangani akar masalah negara ini yakni korupsi. Sedangkan Mahfud MD adalah sosok yang tegas dalam urusan menangani korupsi.
Baca Juga: PBB: Prabowo-Gibran Daftar KPU Hari Rabu Tanggal 25 Oktober
Ahok juga yakin bahwa birokrasi akan diperbaiki, bukan retorika belaka. Selama menjabat sebagai Gubernur Jateng, Ganjar sudah beberapa kali menyikat pejabat yang korupsi.
Dengan demikian pasangan Ganjar-Mahfud MD, menurut Ahok, dapat membawa Indonesia ke Indonesia Emas 2045.