SuaraTasikmalaya.id - Irjen Teddy Minahasa baru-baru ini membuat geger publik lantaran terjerat kasus narkoba. Padahal Irjen Teddy baru ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun kemudian menunjuk Irjen Toni Harmanto sebagai Kapolda Jatim yang baru.
Penunjukkannya Toni sebagai Kapolda Jatim tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2224/X/KEP/2022 yang ditandatangani AS SDM Polri, Irjen Pol Wahyu Widada dan surat keputusan Kapolri nomor KEP/1386/X/2022
Sosok Irjen Toni Harmanto
Irjen Toni Harmanto sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel). Ia juga cukup lama mengabdi di Sumsel.
Toni lahir pada 5 Oktober 1965 yang merupakan lulusan Akpol tahun 1988. Ia berpengalam di bidang reserse dan mengawali karier di Polda Jabar.
Mengutip suara.com, Toni tampaknya fokus pada pemberantasan tindakan pertambangan yang ilegal, kasus kriminal khusus seperti korupsi dan giat membangun kampung anti narkoba di wilayah adminitrasi perkotaan.
Irjen Toni juga berfokus menangani soal ilegal driling di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang juga sempat menewaskan warga penambang setempat.
Dia pun membentuk tim khusus dalam penanganan ilegal driling alias ilegal tambang di wilayah Sumsel. Bukan hanya di Musi Banyuasin, sasaran ilegal tambang pun berada di kabupaten lainnya seperti Pali dan Muara Enim.
Baca Juga: Waspada Bencana, Semarang Diprediksi akan Diguyur Hujan dengan Intensitas Sedang
Seperti diketahui, penunjukan Toni menjadi Kapolda Jatim setelah Irjen Teddy Minahasa tersandung kasus narkoba, padahal belum juga dilantik.
Kapolri Listyo mengatakan Teddy ditahan di tempat khusus dan proses hukum telah dijalankan. Oleh karena itu, Listyo kemudian membatalkan penunjukan Teddy dan menggantikan Irjen Toni sebagai ganti Kapolda Jatim.