SuaraTasikmalaya.id- Rumah Makan Ampera di Jalan Soekarno Hata Kota Bandung Jawa Barat atau di kawasan Cigereleng terbakar Kamis Kamis (12/1) siang. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu
Pemilik Rumah Makan Ampera H Tatang Sujani Sos yang juga warga Kawali Ciamis mengungkapkan, RM Ampera di Bandung merupakan Rumah Makan yang paling besar diantara rumah makan lainnya yang tersebar di Jawa Barat.
Bagaimana Tatang Sujani merintis usaha rumah makan Ampera berikut ceritanya.
Rumah Makan Ampera dirintis oleh H Tatang Sujani bersama isterinya Hj E Rochaeti (almarhum) sekitar tahun 1970-an. Awalnya hanya warung makan kecil di pojok Terminal Kebonkalapa Bandung.
Warung makan itu terkenal murah meriah, pelangganya sebagian besar adalah sopir. Saat itu satu porsi nasi dihargai hanya Rp 5.000 perak lengkap dengan lauk pauknya.
Selain terkenal murah, rumah makan Ampera , pelayananya sangat cepat. Setiap sopir atau pelanggan tak harus lama-lama menunggu masakan atau hidangan disajikan.
Tatang Sujani menerapkan model “geksor” yaitu segera menyajikan makanan begitu tamu duduk. Hal inilah yang membuat para pelanggan dapat menikmati suasana Warung Nasi Ampera.
“Orang mau makan ngak mau nunggu lama, model layanan cepat itu sudah kami terapkan sejak dulu,” kata H Tatang kepada tasikmalaya.suara dalam sebuah kesempatan.
Kurang lebih 10 tahun H Tatang membuka usaha warung makan di Terminal Kebonkalapa.
Baca Juga: Pejabat Pemkot Palembang Hanya Diberi Uang BBM, Kendaraan Dinas Bakal Ditarik
Seiring dengan perjalanan waktu, terminal Kebon Kelapa semakin ramai dan pelanggan WN Ampera pun semakin banyak.
Selain para sopir, pelanggan WN Ampera berkembang dari berbagai kalangan. Bahkan pelangganya pun banyak dari kalangan politisi, dan pengusaha.
” Baik yang hanya singgah maupun dari masyarakat Bandung sendiri yang sengaja datang ke WN Ampera untuk mengisi perut. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari mutu masakan, pelayanan prima serta harga masakan yang dijual di WN Ampera yang cukup murah.
Dengan kondisi seperti tersebut di atas, WN Ampera di Kebon Kelapa yang tidak seberapa besar tidak mampu lagi menampung para pengunjung,
Pada pertengahan tahun 1984 akhirnya WN Ampera membuka rumah makan cabang pertama di Jalan Astana Anyar Bandung yang jaraknya hanya sekitar 1 km dari Kebon Kelapa.
Usaha WN Ampera pada awal tahun 1994 mulai menunjukkan perkembangan yang sangat pesat.