Pakar Biologi AS Teliti Penyebab Kematian Massal Paus di Alaska

Liberty Jemadu

Sabtu, 22 Agustus 2015 | 08:21 WIB
Pakar Biologi AS Teliti Penyebab Kematian Massal Paus di Alaska
Ilustrasi ikan-ikan paus (Shutterstock).

Suara.com - Pakar-pakar biologi kelautan Amerika Serikat telah menggelar sebuah penyelidikian untuk mengetahui penyebab kematian 30 ekor ikan paus yang ditemukan di pesisir selatan Alaska, demikian dikatakan pejabat federal AS, Jumat (21/8/2015). Kematian massal itu terjadi sepanjang musim panas 2015.

Menurut Badan kelautan dan atmosfer nasional AS (NOAA), sejak Mei 2015 telah ditemukan bangkai 11 paus finback, 14 paus humpback, satu paus abu-abu, dan empat paus lainya di teluk Alaska.

"Kami tak tahu penyebab terdamparnya ikan-ikan paus itu, karenanya investigasi ini akan memberikan informasi penting tentang kesehatan ikan-ikan paus itu dan ekosistem tempat mereka hidup," kata Teri Rowles, kordinator bidang kesehatan mamalia laut NOAA.

Sebuah hipotesis awal mengatakan bahwa paus-paus itu mati karena mengonsumsi gangang beracun di Lautan Pasifik. Kembang biak ganggang itu sendiri telah menyebabkan penutupan sejumlah pusat budi daya ikan di negara bagian Washington, Oregon, dan California, AS.

Ganggang-ganggang itu pertama kali terlihat pada Mei kemarin. Mahluk itu memproduksi domoic acid, sejenis neurotoxin atau racun syarat yang juga berbahaya bagi manusia.

Adapun 30 ekor paus yang mati itu ditemukan terdampar di garis panta sepanjang lebih dari 1.600 km di Alaska. Bangkai paling baru ditemukan Agustus lalu.

Investigasi resmi akan dimulai pada September besok dan diperkirakan memakan waktu hingga bertahun-tahun. Di dalam penelitian itu para ilmuwan akan mengumpulkan data-data dan menganalisisnya untuk mencari penyebab fenomena itu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fosil Paus Purba di Bojonegoro, 3 Tahun Terbengkalai

Fosil Paus Purba di Bojonegoro, 3 Tahun Terbengkalai

Tekno | Jum'at, 03 April 2015 | 09:38 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Manado

Bangkai Paus Terdampar di Manado

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 00:46 WIB

Lelaki Ini 'Lawan' Hiu untuk Selamatkan Paus

Lelaki Ini 'Lawan' Hiu untuk Selamatkan Paus

News | Minggu, 02 November 2014 | 10:28 WIB

Terkini

Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris

Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mau Ikut Asiang Run 2026 Lebih Murah? Begini Cara Dapat Tiket Diskon di BRImo!

Mau Ikut Asiang Run 2026 Lebih Murah? Begini Cara Dapat Tiket Diskon di BRImo!

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini 6 Cara Meluluhkan Hatinya

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini 6 Cara Meluluhkan Hatinya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Merek Jepang Kuasai Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia September 2026

Merek Jepang Kuasai Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia September 2026

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:14 WIB

×