Sebut Bendera Bukan Lambang Negara, Marzuki Ali Hebohkan Sosmed

Ardi Mandiri, Rinaldi Aban

Senin, 23 Januari 2017 | 15:40 WIB
Sebut Bendera Bukan Lambang Negara, Marzuki Ali Hebohkan Sosmed
Kader Partai Demokrat Marzuki Alie. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Mantan Ketua DPR, Marzuki Alie, membuat heboh netizen lantaran kicauannya di twiter @marzukualie_MA. Dalam statusnya, Marzuki menyatakan aneh lantaran bendera disebut lambang negara.

"UU 24 / 2009, tentang bendera, bahasa dan lambang negara, serta lagu kebangsaan. Kok aneh masalah bendera disebut lambang negara, nggak baca UU," kicaunya.

Ditweet berikutnya, ia menuliskan bahwa lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila, bukan bendera.

"Lambang Negara itu Garuda Pancasila, bendera ya bendera bukan Lambang Negara. Mencoret bendera disebut menodai lambang negara, kasihan!" tambahnya.

Kicauan tersebut membuat banyak netizen angkat bicara. Banyak netizen yang tak sepakat dengan status Marzuki.

Marzuki pun twitwar dengan sejumlah netizen.

"Saya orang awam undang-undang pak, tapi setahu saya bendera kita Merah Putih kalau dicoret-coret pakai bahasa apa saja tetap nggak benar," seru @Prince Yudhisti3.

baca juga

Marzuki pun tak mau kalah, ia pun membalas tweet netizen tersebut.

"Baca UU 24 th 2009 agar paham arti bendera dan arti lambang negara biar gak awam, jangan membuat semakin bingung," tulis Marzuki.

"Bukan masalah lambangnya pa. Merah putih dicorat-coret. Bapak nggak masalah?," @tambah @MuhammadYusasaf.

"Waduh kalo gitu pak polisinya salah ya pak. Maklum sedang panik," seru @eddy9arj.

Di status berikutnya Marzuki Ali menyatakan lambang negara merupakan Garuda Pancasila.

"Lambang Negara itu Garuda Pancasila, bendera ya bendera bukan Lambang Negara. Mencoret bendera disebut menodai lambang negara, kasihan!,"kicaunya.

Sama seperti kicauan pertama, kicauan kedua juga dibombardir komentar netizen. "sama aja bung, yang namanya merusak tetap salah, Merah Putih kan bendera. Kalau sudah tua jangan jadi bolot," kicau @ManurungTopan.

"Koplak, "bendera ya bendera". Seolah-olah bendera nggak ada artinya. Emang lu kira kalau presiden berkunjung yang dikibarkan bukan bendera? seru @bang_kes.

"Kenapa tidak diubah isi aturan tentang perlakuan terhadap bendera, jika memang mencoret bendera itu bukan pelanggaran?," tulis @SKebebasan.

Dalam kicauan twitter selanjutnya, Marzuki memberikan kultwit sebanyak 19 kicauan yang isinya Bendera bukan salah satu lambang negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marzuki Sebut Demokrat Tunggu Keputusan SBY Soal Cagub DKI

Marzuki Sebut Demokrat Tunggu Keputusan SBY Soal Cagub DKI

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 23:15 WIB

Marzuki Alie Batal Tantang SBY di Kongres Demokrat

Marzuki Alie Batal Tantang SBY di Kongres Demokrat

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 12:49 WIB

Terkini

Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi

Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Asap Karhutla Ganggu Negara Tetangga, Kenapa Indonesia Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Asap Karhutla Ganggu Negara Tetangga, Kenapa Indonesia Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang

Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

×