Kebijakan Kemenkominfo Belum Pro Dunia Digital

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 01 Februari 2018 | 07:10 WIB
Kebijakan Kemenkominfo Belum Pro Dunia Digital
Diskusi publik tentang Komunikasi Telekomunikasi dan Informatika di Jakarta. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sebagai salah satu industri strategis, sektor teknologi-informasi tumbuh signifikan dari 5 persen tahun 2000, 12 persen pada 2014 hingga 21 persen pada 2016. Pertumbuhan sektor teknologi-informasi juga tertinggi dibanding sektor-sektor lainnya seperti konstruksi, belanja pemerintah, jaminan sosial, tambang dan listrik yang hanya tumbuh di bawah 5 persen.

Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pemangku kebijakan utama di bidang komunikasi, telekomunikasi dan informatika, belum menunjukkan kinerja yang menggembirakan.

Dalam diskusi bertema Catatan Tahun 2017 Bidang Komunikasi Telekomunikasi dan Informatika dalam Kerangka Nawacita yang diselenggarakan oleh Digital Culture Syndicate, pemerhati kebijakan publik dari Digital Culture Syndicate, Mickael Bobby Hoelman menyatakan bahwa semestinya Kominfo fokus pada prioritas bidang Kominfo yang mendukung pencapaian Nawacita.

 

“Jika masalah utama adalah regulasi yang out-of-dated dan perlu revisi, maka Kominfo harus mengejar revisi beberapa regulasi misalnya penuntasan RUU Penyiaran, RUU Telekomunikasi dan lain-lain” kata Mickael dalam sebuah diskusi di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Selain itu, lanjutnya, Kominfo perlu mempertimbangkan dengan matang masukan publik dalam setiap perancangan kebijakan terkait isu-isu strategis bidang telekomunikasi informatika. Kominfo dinilai terburu-buru dalam penyusunan kebijakan, sehingga hasilnya tidak baik.

Hal ini diperkuat dengan hasil kajian Dr Kuskrido Ambardi, Kepala Departemen Komunikasi FISIP UGM. Menurutnya ada beberapa kebijakan Kominfo yang proses pengambilan keputusannya kurang melibatkan peran publik. Meski ada beberapa konsultasi publik yang diselenggarakan dalam rangka penyusunan Peraturan Menteri Kominfo, namun sering kali waktunya pendek bahkan terburu-buru.

"Banyak konsultasi publik terkait isu-isu telekomunikasi dan elektronik seolah-olah mengejar target” kata Ambardhi.

Ambardhi memandang Kominfo perlu bekerja lebih keras dan lebih fokus guna memastikan target-target bidang komunikasi-telekomunikasi-informatika dapat tercapai. “Kinerja Kementerian Kominfo, harus sejalan dengan prioritas Nawacita Presiden Jokowi, dalam mendorong pemerataan akses jangkauan jaringan komunikasi dan informasi hingga ke wilayah-wilayah bagian terdepan dari NKRI. Kalau dinilai, raport Kominfo, dari skala 1 – 10, nilainya baru mencapai 6,5” ujar dia.

baca juga

Hoax Masih Merajalela

Di era digital, dunia semakin terhubung tanpa sekat batas.

“Polusi dan sampah informasi seperti berita bohong atau hoax belakangan marak muncul melalui media sosial. Jika tidak waspada menyaring informasi, maka masyarakat kita akan hidup dalam suatu masyarakat yang “post-truth”, kata Savic Ali, CEO NU Online.

Dia berpandangan, maraknya hoax menunjukkan Kementerian Kominfo kewalahan, akibatnya layanan komunikasi tidak kredibel alias tak dapat diandalkan.

"Hoax di media merjalela dan terkesan dibiarkan. Sehingga kontroversi dan keanehan di publik sangat mengkhawatirkan dan mengancam integritas sosial kebangsaan”, ujar Savic.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:42 WIB

WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:56 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Risiko Memasang File APK Aplikasi Keuangan dari Luar Toko Resmi

Risiko Memasang File APK Aplikasi Keuangan dari Luar Toko Resmi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Alasan STNK Digital Tidak Bisa Dibuat Semua Pengendara

Alasan STNK Digital Tidak Bisa Dibuat Semua Pengendara

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Terkini

Media Asing Sebut IHSG Rekor Terburuk, Investasi Rp101 Triliun Bisa Lenyap

Media Asing Sebut IHSG Rekor Terburuk, Investasi Rp101 Triliun Bisa Lenyap

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Dua Pemuda Sajira dan Warunggunung Diciduk Tim Penyidik Polres Lebak Saat Bawa Tembakau Sintetis

Dua Pemuda Sajira dan Warunggunung Diciduk Tim Penyidik Polres Lebak Saat Bawa Tembakau Sintetis

Banten | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Sambut Akhir Tahun, Ini Panduan Liburan Natal Bernuansa K-Pop di Resorts World Sentosa

Sambut Akhir Tahun, Ini Panduan Liburan Natal Bernuansa K-Pop di Resorts World Sentosa

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Saham Konglo Melawan, Siapkan Amunisi Buyback di Tengah Denda Triliunan Rupiah

Saham Konglo Melawan, Siapkan Amunisi Buyback di Tengah Denda Triliunan Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan Tembus 98% di 2045

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan Tembus 98% di 2045

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:38 WIB

GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak

GoTo Rilis AI 27 Miliar Parameter Gratis, Bisa Pahami Bahasa Jawa hingga Batak

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Bahas Palestina hingga Perubahan Iklim, Sekjen PBB Bermalam di Kediaman Prabowo di Hambalang

Bahas Palestina hingga Perubahan Iklim, Sekjen PBB Bermalam di Kediaman Prabowo di Hambalang

Bogor | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Djarot PDIP Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Kondisi Tidak Baik-baik Saja, Dolar Tembus Rp18 Ribu

Djarot PDIP Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Kondisi Tidak Baik-baik Saja, Dolar Tembus Rp18 Ribu

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:36 WIB

×