Ini Strategi Vivo Indonesia Sambut Tahun 2020

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Ini Strategi Vivo Indonesia Sambut Tahun 2020
Salah satu contoh produk Vivo, Vivo 17 Pro [Dok. Vivo Indonesia].

Catatan keren Vivo tahun ini perluasan pabrik kedua dan perbaikan layanan. Begini target ke depan.

Suara.com - Jelang akhir tahun ini, Vivo Indonesia mempersiapkan strategi dan target yang akan dicapai di tahun mendatang. Vivo menyebut akan memperdalam pengembangan produk dan cakupan jangkauan Vivo store dan service center.

"Apa yang telah dicapai Vivo tahun ini menjadi evaluasi apa yang selanjutnya dapat dikembangkan serta diperbaiki ke depan. Menyambut 2020, kami ingin memberikan lebih kepada konsumen. Riset yang semakin komprehensif kami lakukan untuk lebih memahami lagi tren dan kebutuhan konsumen yang akan diimplementasikan dalam produk, inovasi, layanan, serta kolaborasi yang kami harap membuat Vivo semakin menjadi smartphone preferensi konsumen Indonesia," ucap Edy Kusuma, Senior Brand Director Vivo Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Vivo  memperluas pabrik kedua di Cikupa, Tangerang berkapasitas produksi lebih dari ratusan ribu unit [Dok. Vivo Indonesia].
Vivo memperluas pabrik kedua di Cikupa, Tangerang berkapasitas produksi lebih dari ratusan ribu unit [Dok. Vivo Indonesia].

Dalam kurun waktu setahun, Vivo telah meluncurkan lebih dari 17 varian smartphone baru, seperti V15, V17 Pro, Z1 Pro, dan S1 Pro. Keempat produk tersebut juga menyajikan penyegaran bagi portofolio Vivo dengan sejumlah teknologi dan fitur. Tahun mendatang, Vivo pun akan menghadirkan lebih banyak inovasi teknologi terbaru.

"Selama satu tahun terakhir, Vivo telah menghadirkan serangkaian inovasi yang akan kami lanjutkan di tahun depan dengan beragam produk mulai dari kelas low-end hingga flagship, sehingga memenuhi semua segmen pasar," tambah Edy Kusuma.

Sementara pada aspek purna-jual, Vivo juga akan meningkatkan kualitas layanan service center mandiri yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Puluhan pusat layanan perbaikan baru telah dibuka, di antaranya di Kalimantan dan Batam. Hingga saat ini, Vivo telah memiliki lebih dari 100 service centers yang tersebar di seluruh Indonesia dengan layanan 1-Hour Rapid Repair dan Service Day.

Vivo juga telah memperluas pabrik kedua di Cikupa, Tangerang, sehingga dapat mencapai kapasitas produksi lebih dari ratusan ribu unit. Di tahun 2020 mendatang, Vivo menargetkan jutaan unit smartphone dari berbagai seri mampu diproduksi melalui pabrik yang telah ada.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS