Array

Menhub Berharap Penjaja Kopi Starling Bisa Gunakan Sepeda Listrik

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 21 Februari 2020 | 20:53 WIB
Menhub Berharap Penjaja Kopi Starling Bisa Gunakan Sepeda Listrik
Penjual kopi seduh atau yang akrab disebut Starbucks Keliling (Starling) di kolong Semanggi. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan payung hukum penggunaan sepeda listrik yang diharapkan bisa menjadi kendaraan penghubung ke angkutan umum dan digunakan oleh para pedagang kopi keliling - yang juga sering dijuluki starbucks keliling alias kopi starling.

“Adanya teknologi kendaraan listrik pasti menjadi suatu yang menarik. Menarik karena ringan, ramah lingkungan, trendy dan ini menjadi suatu geliat bagi masyarakat," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Menteri Budi mengatakan sebagai feeder atau kendaraan pengumpan, regulasi tentang sepeda listrik harus mempertimbangkan soal jarak dari rumah ke stasiun/halte angkutan umum (first mile) dan jarak antara stasiun/halte angkutan umum ke kantor (last mile).

Selain itu, regulasi juga akan mendorong peningkatan bisnis para pedagang starling yang selama ini hanya menggunakan sepeda kayuh biasa.

“Nanti saya diskusi dengan Pak Dirjen bahwa kendaraan listrik berupa sepeda ini bisa mempermudah bagi bakul-bakul kopi yang ada di jalan-jalan. Mengendarai itu dengan sepeda cukup jauh dan menyita tenaga bisa juga digunakan. Upaya-upaya ini saya hargai,” katanya.

Dengan mengendarai sepeda listrik, Menhub mengatakan usaha para penjaja kopi starling bisa lebih maksimal.

“Kalau selama dia hanya mampu lima kilometer, karena menggunakan tenaga, tapi dengan menggunakan listrik mungkin lebih jauh jangkauannya gitu ya. Jadi kita minta dibahas,” ujar Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik, termasuk sepeda harus direspon dengan cepat dan tepat, agar tidak menghasilkan keputusan yang salah.

“Dalam rangka membuat (regulasi) ini, tentu kita harus membuat suatu rekomendasi yang baik, kepada pemerintah daerah baik secara fisik maupun secara regulasi agar implementasi dari apa yang ada ini tidak berlainan bahkan cenderung membuat keputusan-keputusan yang salah, kontra positif, yang mungkin tidak perlu,” tutup dia.

Baca Juga: Fokus Nonton Demo, Penyebab Jatuh Pedagang Starling Ini Bikin Ngakak

Saat ini Kemenhub, lewat berbagai kegiatan focus group discussion, masih mengumpulkan masukan dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Kakorlantas, dan publik secara umum. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI