Fantastis! Biaya Keamanan Bos Facebook Tembus Rp 369 Miliar

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Senin, 13 April 2020 | 06:30 WIB
Fantastis! Biaya Keamanan Bos Facebook Tembus Rp 369 Miliar
CEO Facebook, Mark Zuckerberg [AFP]

Suara.com - Facebook harus merogoh kocek cukup dalam untuk membayar biaya keamanan Mark Zuckerberg, CEO sekaligus pendiri perusahaan ini. Berdasarkan laporan keuangan Facebook kepada SEC, perusahaan harus menghabiskan 23,4 juta dolar Amerika serikat (AS) atau sekitar Rp 369 miliar untuk biaya keamanan dan penerbangan pribadinya selama 2019.

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dari 20 juta dolar AS yang dihabiskan pada 2018 dan 9,1 juta dolar AS yang digelontorkan pada 2017. Meski biaya keamanan terus meroket, namun gaji Mark Zuckerberg masih tetap 1 dolar AS per tahunnya.

"Karena visibilitas tinggi perusahaan kami, komite kompensasi dan pimpinan telah mengesahkan "program keamanan keseluruhan" untuk Mark Zuckerberg, sekaligus mengatasi masalah keselamatan karena ancaman spesifik terhadap keamanannya yang muncul karena posisinya sebagai pendiri, CEO, chairman, dan pemegang saham," tulis laporan ini, sebagaimana dikutip dari CNBC pada Senin (13/4/2020).

Logo Facebook yang lama (atas) dan yang baru. (Facebook)
Logo Facebook yang lama (atas) dan yang baru. (Facebook)

Jika dirinci lagi, keamanan pribadi Mark Zuckerberg beserta keluarganya memakan biaya 10 juta dolar AS. Pada 2018 untuk keamanan pribadi Zuckerberg Facebook menghabiskan 9,95 juta dolar AS dan pada 2017 sebesar 7,5 juta dolar AS.

Laporan keuangan ini juga menunjukkan bahwa Mark Zuckerberg memerlukan dana 2,95 juta dolar AS untuk penerbangan pribadi selama 2019. Padahal sebelumnya, ia menghabiskan 2,59 juta dolar AS untuk penerbangan pribadi di 2018 dan 1,52 juta dolar AS sepanjang 2017.

Biaya yang disebutkan tadi belum termasuk pengeluaran lain-lainnya yang terkait dengan keamanan dan perjalanan pribadinya yang diperkirakan mencapai 10.463.717 dolar AS. Meski demikian, Facebook cukup transparan memberikan informasi tersebut kepada SEC. Biaya besar itu disebut masuk dalam rincian kompensasi lainnya untuk Mark Zuckerberg.

Selain Mark Zuckerberg, biaya keamanan Chief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg juga membutuhkan dana besar sekitar 4,37 juta dolar AS pada 2019. Namun, ia masih menerima gaji tahunan sebesar 875 ribu dolar AS, plus bonus senilai 902 ribu dolar AS tiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Menkominfo Sebut Hoaks Virus Corona Paling Banyak Tersebar di Facebook

Duh! Menkominfo Sebut Hoaks Virus Corona Paling Banyak Tersebar di Facebook

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 14:30 WIB

Cara Facebook Antisipasi Berita Palsu Seputar Virus Corona

Cara Facebook Antisipasi Berita Palsu Seputar Virus Corona

Tekno | Jum'at, 03 April 2020 | 13:00 WIB

Fitur Facebook ini dapat Membantu Sesama dalam Hadapi Corona

Fitur Facebook ini dapat Membantu Sesama dalam Hadapi Corona

Your Say | Rabu, 01 April 2020 | 16:26 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×