Pengertian Gerhana Matahari, Jenis dan Hal yang Dipersiapkan untuk Melihat

Rifan Aditya

Selasa, 08 Desember 2020 | 12:56 WIB
Pengertian Gerhana Matahari, Jenis dan Hal yang Dipersiapkan untuk Melihat
Ilustrasi gerhana matahari tampak di antara awan (Shutterstock).

Suara.com - Mungkin kamu pernah melihat gerhana matahari. Tapi apakah Anda tentang paham pengertian gerhana matahari dan jenis-jenisnya?

Gerhana matahari merupakan fenomena di mana bulan berada di antara Bumi dan matahari. Peristiwa ini pun terjadi beberapa tahun sekali. Meskipun ukuran bulan lebih kecil dibandingkan matahari, tapi bulan jaraknya lebih dekat dengan Bumi sehingga dapat menutupi matahari. 

Jenis Gerhana Matahari 

Ada beberapa jenis gerhana matahari berikut daftarnya: 

  1. Gerhana Matahari Total
    Gerhana matahari total ini terjadi ketika gerhana berada di puncak dan matahari menutupinya.
  2. Gerhana Matahari Sebagian
    Gerhana matahari sebagian ialah ketika gerhana matahari mengalami puncak lalu piringan matahari tertutup sebagian.
  3. Gerhana Matahari Cincin
    Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika piringan bulan tepat di depan piringan matahari. Sehingga pada sekeliling piringan bulan akan membentuk cahaya cincin.
  4. Gerhana Matahari Hibrida
    Gerhana matahari hibrida tidak terjadi di semua belahan Bumi, hanya wilayah tertentu saja. Gerhana ini mirip dengan gerhana total tapi di titik lain muncul sebagai gerhana cincin.

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan saat Melihat Gerhana Matahari 

Gerhana matahari menjadi fenomena alam yang menarik banyak orang. Sehingga tak heran jika masyarakat sangat antusias melihat peristiwa tersebut. 

Namun, melihat gerhana matahari dengan mata telanjang walaupun hanya beberapa detik, bisa menyebabkan kerusakan retina mata. Oleh karena itu, butuh beberapa peralatan khusus yang dapat melindungi mata dari radiasi tinggi yang dipancarkan oleh gerhana matahari. 

1. Kamera Pinhole (lubang jarum)

Anda dapat membuat sendiri kamera pinhole ini dengan peralatan sederhana. Harganya yang murah menjadikan kamera pinhole sebagai salah satu kerajinan tangan yang wajib dimiliki saat melihat gerhana matahari. 

baca juga

2. Kacamata Matahari

Lensa kacamata ini bentuknya sama seperti kacamata pada umumnya. Tapi kacamata ini dilengkapi lensa khusus untuk menghalau sinar matahari sehingga aman digunakan saat menonton gerhana. 

3. Binocular atau Teleskop

Sebenarnya cara kerja teleskop sama dengan kacamata pinhole. Namun, yang membedakan ialah citra matahari diproyeksikan melalui lensa pembesar bukan lubang jarum. 

4. Kamera DSLR

Ketika mengamati gerhana matahari, jangan langsung mengarahkan lensa kamera DSLR ke matahari karena bisa merusak sensor kamera. Anda bisa mengakalinya dengan mengurangi intensitas cahaya yang ditangkap kamera. 

Apakah kamu sudah paham dengan pengertian gerhana matahari dan jenis-jenisnya seperti penjelasan di atas? Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:42 WIB

5 Mitos Gerhana Matahari Cincin di Berbagai Negara

5 Mitos Gerhana Matahari Cincin di Berbagai Negara

Video | Minggu, 21 Juni 2020 | 16:00 WIB

Ini Tips Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin

Ini Tips Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2020 | 19:35 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×