Lawan TikTok, Facebook Akan Guyur Iklan di Konten Video Pendek

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Sabtu, 13 Maret 2021 | 03:05 WIB
Lawan TikTok, Facebook Akan Guyur Iklan di Konten Video Pendek
Aplikasi Facebook pada sebuah ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Facebook telah mengumumkan kebijakan monetisasi baru untuk para kreator yang mengunggah video pendek di platformnya. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya dalam menyaingi platform video pendek asal China, TikTok.

Facebook mengatakan bahwa kreator video pendek sekarang lebih mudah mendapatkan uang dari unggahan video berdurasi minimal satu menit. Konten mereka kini bisa menampilkan iklan ketika dimainkan selama 30 detik.

"Untuk video berdurasi tiga menit atau lebih, iklan dapat ditampilkan dalam 45 detik. Sebelumnya hanya video berdurasi tiga menit atau lebih yang dapat dimonetisasi dengan iklan," kata Facebook, dikutip dari SocialMediaToday, Jumat (12/3/2021).

Kebijakan menampilkan lebih banyak iklan dalam video tentu membuat kreator lebih tertarik untuk mengunggah kontennya ke Facebook sekaligus menjauh dari TikTok.

Di sisi lain, TikTok tengah fokus untuk mengembangkan platform yang bisa dihubungkan dengan e-commerce untuk menambah pundi-pundi keuntungan pada kreator video pendek.

Durasi satu menit ini tentu masih lebih panjang dibanding yang berlaku di platform video pendek milik Instagram, Reels. Namun jika kreator biasa membuat konten 30 detik, tak ada salahnya mereka memperpanjang durasi video pendek hingga satu menit untuk mendapatkan monetisasi dari iklan.

"Kami sangat fokus pada monetisasi video pendek. Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan mulai menguji kemampuan kreator untuk memonetisasi akun Facebook Stories mereka dengan iklan yang terlihat seperti stiker dan menerima sebagian dari pendapatan yang dihasilkan," kata Facebook.

Saat ini, Facebook masih menguji coba secara terbatas ke beberapa kreator di aplikasi Reels. Namun mereka menyatakan bakal segera memperluas kebijakan monetisasi baru hingga ke kreator video pendek di Facebook.

Untuk memenuhi syarat monetisasi, Facebook menerapkan beberapa syarat yang harus dimiliki kreator. Mereka mesti memiliki 600.000 menit dari total keseluruhan video pendek yang diunggah selama 60 hari terakhir.

baca juga

Kemudian, kreator Facebook juga dituntut untuk mengunggah lima atau lebih video sebelumnya. Video tersebut juga mesti dipublikasikan, tidak dihapus, dan sesuai dengan kebijakan monetisasi konten Facebook.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Ribu Video Affiliate Dorong Bisnis Momami Tumbuh 2 Kali Lipat

Puluhan Ribu Video Affiliate Dorong Bisnis Momami Tumbuh 2 Kali Lipat

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Bosan Video TikTok Ada Watermark? Coba 6 Tool Ini Dulu

Bosan Video TikTok Ada Watermark? Coba 6 Tool Ini Dulu

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Terkini

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×