alexametrics

Jenis-jenis Awan Berdasarkan Ketinggian, Cirrus Hingga Stratocumulus

Fitri Asta Pramesti
Jenis-jenis Awan Berdasarkan Ketinggian, Cirrus Hingga Stratocumulus
Jenis-jenis Awan - foto sebagai ilustrasi. (Pixabay)

Berikut penjalasan mengenai jenis-jenis awan.

Suara.com - Awan merupakan massa tetesan air atau kristal beku yang terkandung di atmosfer dan berada di atas permukaan Bumi maupun planet lain. Ketika kita melihat ke atas, tentu awan menjadi salah satu benda yang pertama kali diperhatikan. Meskipun terlihat serupa, tapi awan ternyata memiliki banyak jenis yang dikategorikan berdasarkan ketinggiannya. Nah, berikut ini jenis-jenis awan lengkap dengan penjelasannya. 

Jenis-jenis Awan 

Berdasarkan ketinggiannya, awan dibagi menjadi tiga tingkat yakni: 

  • Awan tingkat tinggi (5-13 km): cirrocumulus, cirrus, dan cirrostratus.
  • Awan tingkat menengah (2-7 km): altocumulus, altostratus, dan nimbostratus.
  • Awan tingkat rendah (0-2 km): stratus, cumulus, cumulonimbus, dan stratocumulus.

Berikut ini penjelasan mengenai tiga kategori awan berdasarkan ketinggian dan tingkatannya. 

Baca Juga: Proses Terbentuknya Awan dan Jenisnya

Ilustrasi awan (Pixabay/photo-graphe)
Ilustrasi awan (Pixabay/photo-graphe)

1. Awan Tingkat Tinggi

  • Cirrus 

Cirrus merupakan salah satu jenis awan yang paling umum dan kerap ditemukan kapan pun. Awan ini memiliki karakteristik bentuk yang tipis seperti sutra. Awan Cirrus terbuat dari kristal es yang derajat pemisahannya memengaruhi seberapa transparan awan Cirrus tersebut. Awan ini terlihat menonjol di antara jenis awan karena kerap menghiasi langit ketika matahari terbenam. 

  • Cirrocumulus

Awan Cirrocumulus adalah awan yang paling indah. Ia berada di ketinggian 5 km di atas permukaan dengan pola menyerupai bulu putih kecil yang tersebar bermil-mil di atas langit. Awan Cirrocumulus juga dikenal sebagai 'langit makarel' karena terkadang ia berubah menjadi abu-abu dan menyerupai sisik ikan. 

  • Cirrostratus

Awan Cirrostratus ini memiliki tampilan seperti lembaran atau selimut bergelombang yang menutupi langit. Awan ini memiliki karakteristik tembus cahaya sehingga kita dapat dengan mudah melihat sinar rembulan atau matahari di baliknya. Warna awan Cirrostratus ini sangat bervariasi yakni mulai abu-abu terang hingga putih. Awan Cirrostratus selalu bergerak ke arah barat dan biasanya ketika muncul Cirrostratus maka akan segera terjadi hujan. 

2. Awan Tingkat Menengah

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Rahasia Awan Misterius Sepanjang 1.800 Km di Mars

  • Altocumulus

Awan Altocumulus berada di ketinggian menengah sehingga sebagian dari awan ini terbentuk oleh tetesan air. Awan Altocumulus biasanya muncul di antara awan Stratus yang berada di ketinggian rendah dan awan Cirrus yang ada di ketinggian yang lebih tinggi. Sementara itu, jumlah curah hujan yang ada di Awan Altocumulus diprediksi mulai dari ringan hingga sedang. 

Komentar