facebook

Promo Masih Jadi Faktor Terbesar Orang Pilih e-Commerce

Liberty Jemadu
Promo Masih Jadi Faktor Terbesar Orang Pilih e-Commerce
Ilustrasi belanja online (pixabay.com)

Promosi masih jadi faktor utama yang mendorong konsumen berbelanja di e-commerce tertentu. Kedua adalah metode pembayaran.

Suara.com - Hasil riset yang dilakukan oleh IPSOS Indonesia pada akhir tahun 2021 menunjukkan bahwa promo menjadi faktor terbesar bagi seseorang saat memilih platform e-commerce untuk berbelanja online, yakni sebesar 49 persen.

"Promotion itu masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi atau menjadi faktor pemicu dari para pengguna e-commerce. Promo di sini misalnya diskon atau gratis ongkos kirim," papar Gita Marino selaku Associate Director, OBV & CHP, Ipsos Indonesia saat konferensi pers virtual, Jumat.

Menyusul promo, faktor kemudahan dan ketersediaan pilihan metode pembayaran juga menjadi faktor yang paling banyak dipertimbangkan oleh pengguna e-commerce, yakni sebesar 15 persen.

"Jadi misalnya, e-commerce yang menyediakan pilihan pembayaran yang lumayan banyak dan mudah sesuai dengan kondisi mereka, itu memicu mereka untuk memilih e-commerce tertentu," ujar Gita.

Baca Juga: Survei: Shopee Kalahkan Popularitas Tokopedia di Akhir 2021

Mengenai metode pembayaran, Gita memaparkan bahwa 37 persen pengguna e-commerce lebih memilih bertransaksi melalui dompet digital, 28 persen melalui cash on delivery (COD) atau bayar di tempat, 21 persen melalui transfer bank atau SMS banking, 7 persen melalui online credit, 5 persen melalui offline store, 1 persen melalui instant debit, dan 1 persen melalui kartu kredit atau online debit.

Selanjutnya, lanjut Gita, faktor-faktor lain yang menjadi pertimbangan masyarakat saat memilih suatu platform e-commerce adalah pengalaman transaksi sebelumnya yakni sebesar 13 persen.

"Dalam hal ini, misalnya karena mereka sudah terbiasa berbelanja online dengan e-commerce tertentu," imbuh dia.

Kemudian, faktor lainnya adalah 4 persen dari rekomendasi teman atau keluarga, 4 persen faktor user interface dalam aplikasi atau website, 3 persen karena iklan di televisi, billboard, atau media lainnya.

Adapun platform e-commerce yang paling banyak digunakan adalah Shopee (54 persen), Tokopedia (30 persen), Lazada (13 persen), Bukalapak (2 persen), dan Blibli (1 persen).

Baca Juga: Masyarakat Indonesia Paling Doyan Belanja Fesyen dan Aksesoris di E-Commerce

Saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12, Gita menilai bahwa kompetisi e-commerce menjadi semakin aktif. Hal tersebut dapat dilihat dari gencarnya promosi yang dilakukan sejak bulan-bulan sebelumnya seperti 9.9, 10.10, dan 11.11.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar