Kehidupan Lina Mukherjee Selama di Penjara, Duit Ratusan Juta Rupiah Sampai Ludes

Sumarni | Rena Pangesti | Suara.com

Minggu, 24 November 2024 | 07:00 WIB
Kehidupan Lina Mukherjee Selama di Penjara, Duit Ratusan Juta Rupiah Sampai Ludes
Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Lina Mukherjee baru saja bebas dari penjara. Ia menjalani hukuman 1,5 tahun di Lapas Kelas II A Wanita Palembang Sumatera Selatan atas kasus penistaan agama.

Usai bebas, Lina Mukherjee sempat merasa percaya tak percaya. Sebab selama ini, ia cuma menjalani hari-hari di lapas.

"Rasanya nggak percaya. Ini nyata nggak sih?" kata Lina Mukherjee kepada Suara.com ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024).

Lina Mukherjee lantas bercerita seputar kehidupan penjara selama belasan bulan. Termasuk rencananya setelah bebas.

Berikut wawancara selengkapnya bersama Lina Mukherjee.

Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]
Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Seperti apa kelegaan akhirnya bebas?

Pastinya nggak percaya. Ini nyata nggak sih? Aku percaya ketika kita ikhlas, Allah, alam semesta, bumi pun akan memberikan support. Aku harus kuat, karena kalau bukan kita, siapa lagi? Aku bahkan sudah nggak bisa keluarkan air mata.

Hah? Nggak bisa nangis lagi?

Aku sudah nggak bisa keluarin air mata. Dari tersangka, ditahan, air mata nggak keluar. Satu-satunya waktu itu yang bikin nangis, aku ditinggalkan.

Sama siapa ditinggalkan?

Sedih, aku punya pengacara, sudah keluarin banyak uang tapi aku ditinggalkan. Dapat lagi pengacara, ditinggal lagi. Aku merasa kok aku ditinggalkan terus? Aku sendirian sampai pacar juga (meninggalkan).

Pacar aku nggak ada kabar, uang Rp 400 juta belum dikembalikan. Dia pinjam uang buat bisnis.

Sekarang nggak ada komunikasi sama sekali?

Terakhir September 2023. Uang 400 juta itu uang aku. Tapi ketika aku di penjara, kok dia gak pernah nanya kabar aku. Which is kan cari tau (kabar) dari asisten.

Ada niat untuk menghubungi pacar atau mau langsung bikin laporan?

Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]
Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Aku chat nggak dibalas. Mungkin dia nggak ada uang. Semoga bisa balik, tapi nanti bisa jadi (bikin laporan) kalau pikiran aku berubah.

Selain cobaan uang Rp 400 juta, ada ujian lain nggak selama di lapas? Seperti apa kehidupan di sana?

Aku tuh biasanya bangun jam 11. Tapi di sini, orang-orang jam 4 sudah bangun untuk salat subuh. Kehidupan di sini, disiplin.

Kita ada pelatihan kerja. Aku yang tadinya nggak bisa menjahit, belajar. Ada latihan nail art juga, masak, tata boga, macam-macam.

Di penjara menghabiskan berapa sih ka per hari?

Di Jakarta bisa Rp 12 juta per hari, kalau di sana, Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Buat makan, aku kan jajanin mereka juga.

Uang itu sisa-sisa tabungan kah ka?

Jual tas branded, emas yang aku beli Rp 100 juta, dijual. Bahkan sama asisten, kucingnya dijual.

Makan nasi cadong juga nggak?

Makan, nasi cadong itu di sana, kalau di sini bahasanya ompreng. Lauknya ayam, daging, sehat dan enak. Ada sayur sama buah juga. Cuma porsinya nggak banyak.

Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]
Lina Mukherjee ditemui di Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (21/11/2024). [Suara.com/Rena Pangesti]

Nah, sekarang udah bebas. Kira-kira ada rencana apa?

Aku mau menjadi pribadi yang lebih baik. Bermanfaat untuk orang lain. 

Terus kerjaan gimana?

Soal kerjaan, sisa uang (di rekening) Rp 5 juta. Ada kerjasama yang belum selesai, nanti aku juga mau ke pabrik tas di Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Bebas Penjara, Lina Mukherjee Pusing Pacar Ngutang Rp400 Juta dan Kabur

Baru Bebas Penjara, Lina Mukherjee Pusing Pacar Ngutang Rp400 Juta dan Kabur

Entertainment | Jum'at, 22 November 2024 | 18:45 WIB

Bertahan Hidup di Lapas, Lina Mukherjee Jual Aset Hingga Kucing Kesayangan

Bertahan Hidup di Lapas, Lina Mukherjee Jual Aset Hingga Kucing Kesayangan

Entertainment | Jum'at, 22 November 2024 | 12:04 WIB

Kehidupan Lina Mukherjee Selama di Penjara: Tidur Bareng 40 Napi Hingga Jajan Rp 200 Ribu Per Hari

Kehidupan Lina Mukherjee Selama di Penjara: Tidur Bareng 40 Napi Hingga Jajan Rp 200 Ribu Per Hari

Entertainment | Jum'at, 22 November 2024 | 11:00 WIB

Isi Rekening Lina Mukherjee Usai Bebas dari Penjara

Isi Rekening Lina Mukherjee Usai Bebas dari Penjara

Entertainment | Jum'at, 22 November 2024 | 06:40 WIB

Kronologi Kasus Lina Mukherjee: Makan Kulit Babi Berujung Dipenjara

Kronologi Kasus Lina Mukherjee: Makan Kulit Babi Berujung Dipenjara

Lifestyle | Kamis, 21 November 2024 | 16:46 WIB

Tidur Bareng Puluhan Narapidana di Sel, Lina Mukherjee Temukan Makna Bersyukur

Tidur Bareng Puluhan Narapidana di Sel, Lina Mukherjee Temukan Makna Bersyukur

Entertainment | Kamis, 21 November 2024 | 07:50 WIB

Terkini

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

wawancara | Senin, 23 Februari 2026 | 15:06 WIB

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

wawancara | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:29 WIB

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

wawancara | Selasa, 06 Januari 2026 | 21:31 WIB

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

wawancara | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:43 WIB

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

wawancara | Jum'at, 14 November 2025 | 21:09 WIB

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

wawancara | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

wawancara | Senin, 29 September 2025 | 14:21 WIB

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

wawancara | Rabu, 10 September 2025 | 20:23 WIB

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

wawancara | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

wawancara | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:04 WIB