Misteri Kematian Mirna, Tiba Di Kafe Dia Langsung Disodori Kopi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 10 Januari 2016 | 16:49 WIB
Misteri Kematian Mirna, Tiba Di Kafe Dia Langsung Disodori Kopi
Karangan bunga di rumah duka tempat persemayaman jenazah Wayan Mirna Salihin (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Sedikit demi sedikit, kronologis kematian Nyoman Mirna Salihin (27) usai minum es kopi di kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, lengkap. Kronologis ini akan membantu polisi mengungkap sebab kematian istri dari Arief Soemarko.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan di kafe itu Mitna tidak pernah memesan es kopi Vietnam. Ini ketauan dari kesaksian pelayan dan penelahaan CCTV di lokasi.

"Temannya yang memesan kopi. Saat sampai di lokasi, Mirna langsung disodori tiga gelas kopi dan satu gelas Aqua. Jadi sebelum Mirna datang itu kopi sudah ada," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Minggu (10/1/2016).

Beberapa menit setelah menyeruput es kopi, Mirna kejang dan tak sadarkan diri. Teman-teman Mirna sempat membawa ke klinik kesehatan mal, selanjutnya suami Mirna membawanya ke RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Tapi, nyawa alumni Jubilee School itu tak tertolong lagi.

Polisi telah mengambil sampel cairan sisa kopi dan cairan di lambung serta hati Mirna. Dokter kepolisian menemukan adanya pendarahan di lambung yang diakibatkan kemasukan zat tertentu.

Dugaan semula yang menyebutkan Mirna meninggal karena serangan jantung, soalnya sebelum ngopi dia minum pil diet, tidak kuat karena dia tidak punya riwayat gangguan kesehatan.

Kendati demikian, kesimpulan akhir mengenai sebab kematian Mirna masih menunggu hasil penelitian pusat laboratorium dan forensik.

"Kami masih tunggu hasil labfornya. Kalau riwayat kesehatan, Mirna tidak ada riwayat gangguan kesehatan. Hasil Forensik ada luka di lambung dan empedu. Nah ini yang masuk dilakukan penyidikan penyebabnya," katanya.

Menurut keterangan saksi dari kafe Olivier, ada kejanggalan dalam sisa kopi yang diminum Mirna. Ada rasa aneh di sana.

"Kami masih akan terus selidiki. Kemungkinan hasilnya keluar besok," kata Krishna.

Satu dari dua teman Mirna yang ketika itu bertemu di kafe Olivier belum mau diperiksa polisi. Teman inilah yang memesan kopi buat Mirna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kematian Mirna, Sejam Autopsi Lambung dan Hatinya

Misteri Kematian Mirna, Sejam Autopsi Lambung dan Hatinya

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 16:30 WIB

Teman yang Pesan Kopi Buat Mirna Belum Mau Diperiksa Polisi

Teman yang Pesan Kopi Buat Mirna Belum Mau Diperiksa Polisi

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 16:16 WIB

Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut

Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:53 WIB

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×