SuaraBandung.id - Buya Yahya menjelaskan bahwa sesungguhnya semua manusia termasuk ke dalam golongan orang yang tidak beruntung alias merugi, akan tetapi Allah memberikan pengecualian.
Ada di antara manusia-manusia itu yang keluar dari wilayah kerugian, maka manusia itu menjadi orang yang beruntung.
Buya Yahya menjelaskan tentang siapakah orang yang beruntung itu, Buya Yahya mengatakan bahwa orang yang beruntung itu ialah orang yang beriman, kemudian mempunyai amal sholeh, lalu mereka mengingatkan orang lain dalam kebaikan.
"Keberuntungan adalah bagi mereka yang mempunyai iman, mempunyai amal saleh, kemudian mempunyai kiprah membawa orang lain kepada iman dan amal saleh," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya juga menyampaikan bahwa orang yang mengaku punya iman tetapi tidak mempunya amal saleh maka ia diragukan keimanannya. Bahkan bisa jadi keimanannya tidak ada, karena buah dari keimanan kita yakni patuh kepada Allah.
"iman kepada Allah yang mempunyai neraka, iman kepada Allah yang mempunyai surga, kemudian kita pun rindu kenikmatannya dan takut segala yang menyakitkan, maka di sini akan tergiring, akan terbawa secara otomatis, buah daripada keimanan, akan melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginkannya," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa seseorang akan susah melakukan kehinaan apabila ia yakin adanya neraka. Lalu orang yang beriman itu akan beramal sholeh sesuai yang diajarkan baginda nabi.
"Akan tetapi banyak di antara kita terhenti sampai di sini, dia adalah ahli iman yang luar biasa tentang keimanannya, akan tetapi dia faham hanya amal saleh untuk dirinya sendiri, ditanya tentang tahajud dia adalah ahli tahajud, ditanya tentang puasa dia adalah ahli puasa, tapi belum tergerak hatinya, belum rindu untuk mengajak orang lain kepada kebaikan, untuk mengajak orang lain kepada kemuliaan," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan bahwa orang yang belum mengajak orang lain kepada kebaikan maka ia belum keluar dari wilayah kerugian yang sesungguhnya.
Baca Juga: Gus Baha Bongkar Amalan yang Bisa Mengubah Penghuni Neraka Jadi Ahli Surga
"Nabi menyebutkan, tanda imanmu itu, tanda kesempurnaan imanmu adalah jika engkau sudah mencintai saudaramu seperti mencintai untuk dirimu sendiri," Buya Yahya menambahkan.
"Tanda imanmu adalah benar dan tanda ibadahmu adalah ikhlas, anda akan masuk wilayah, memasuki poin yang ketiga yaitu mengajak orang lain kepada kebaikan," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan bahwa jika kita sudah menjalankan tiga hal itu yakni beriman, beramal sholeh, dan mengajak orang lain kepada kebaikan, maka kita akan terlepas dari wilaya kerugian.
Buya Yahya memberikan penjelasan tentang orang yang beruntung itu dalam ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 15 Juli 2022.