SuaraBandung.id - Dibalik kesuksesan Timnas Indonesia dalam laga kedua FIFA Matchday menghadapi Curacao ada hal yang cukup menarik perhatian pengemar sepak bola tanah air.
Laga yang digelar di stadiaon Pakansari Bogor pada Selasa (27/09/22) kemarin dihadiri oleh banyak pendukung Timnas, bisa terlihat di layar kaca pada malam kemarin seluruh tribun terisi penuh oleh penonton.
Ternyata, dari sekian banyak penonton yang hadir menyaksikan laga Timnas Indonesia ada sosok Bung Ferry dan Herru Joko yang kepergok duduk bersama nonton bareng mendukung Timnas Indonesia berlaga.
Mereka terlihat asik dan serius dalam 90 menit mengamati Timnas Indonesia yang dipimpin Rachmat Irianto sebagai kapten.
Bung Ferry yang notabene pernah menjadi ketua Jakmania (supporter Persija Jakarta) dan Herru joko sebagai mantan ketua Viking (supporter Persib Bandung) sontak menjadi pusat perhatian pada pertandingan Timnas Indonesia kemarin.
Terlebih di pekan ini akan terjadi pertemuan antara dua tim raksasa liga-1 Persib Bandung vs Persija Jakarta yang kental akan persaingan juga adu gengsi dari kedua pendukung fanatik nya.
Munculnya bung Ferry dan Herru Joko duduk berdampingan di dalam Stadion mengundang banyak anggapan terkait laga panas Indonesia 2 oktober nanti.
Namun dedengkot Jakmania dan Viking itu membantah pertemuan keduanya di Stadion Pakansari berhubungan dengan lanjutan laga pekan ke-11 liga 1 nanti. Keduanya mengatakan kebetulan sedang wisata kuliner.
"Tidak ada hubungannya ke situ. Saya kuliner ke Bandung dan mendapatkan rekomendasi masakan Jepang," kata Bung Ferry, dilansir dari Suara.com, Selasa (27/9/2022).
Baca Juga: Kalah Lagi dari Timnas Indonesia, Pelatih Curacao Salahkan Wasit!
"Lalu saya tanya ke Herru. Dia tahu tempatnya. Sudah begitu. Bahkan saat di Bandung, Herru bilang ada yang lebih enak dari makanan Jepang," jelasnya.
Herru Joko juga mengungkapkan bahwa ia juga mendadak saat datang ke Stadion Pakansari.
"Tadi juga mendadak ke sininya (Stadion Pakansari)," sambung Herru Joko
Keakraban mereka berdua menuai pujian dan diharapkan mampu menjadi pelopor perdamaian bagi para pendukung tim sepak bola tanah air.
Kontributor : Rizki Muhamad Nasrullah.