Korban Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet jadi 12 Orang, Ini Cara Sadis Habisi Nyawa Pasiennya

Suara Bandung

Rabu, 05 April 2023 | 14:54 WIB
Korban Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet jadi 12 Orang, Ini Cara Sadis Habisi Nyawa Pasiennya
Bertambah jadi 12 orang, begini cara sadis Mbah Slamet, dukun pengganda uang habisi nyawa pasiennya. (Suara.com/Citra Ningsih)

SUARA BANDUNG - Korban meninggal dukun pengganda uang di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Mbah Slamet (45) alias Slamet Tohari kini bertambah menjadi 12 orang.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan, penemuan para jenazah korban dukun pengganda uang Mbah Slamet itu bermula dari korban pertama inisial PO asal Sukabumi, lalu disusul 9 jenazah lainnya.

Penelusuran yang dilakukan tim pada Selasa (4/4/2023), kata Hendri, ditemukan dua jenazah, sehingga total menjadi 12 korban pembunuhan. Dukun pengganda uang Mbah Slamet mengubur semua jenazah korban di kebun miliknya, di dekat hutan, di wilayah Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Hendri menjelaskan, Mbah Slamet melakukan hal yang sama kepada semua para korbannya sebelum dibunuh. Ia meminta para korbannya berangkat ke hutan untuk melakukan ritual.

Waktu keberangkatan dari rumahnya biasanya pada pukul 16.00 WIB, kemudian melakukan ritual selama satu jam sesampainya di hutan. Setelah itu, korban disuruh meminum minuman yang sudah dicampur dengan racun dan obat penenang.

Korban yang sudah meminum racun potasium sianida tersebut kemudian muntah, hingga tak sadarkan diri. Seluruh korbannya tak bisa meminta tolong karena lemas tak berdaya.

Usai memastikan tak ada lagi denyut nadi korban, barulah Mbah Slamet menggali tanah untuk mengubur korban.

Siasat menggali kubur belakangan dilakukan Mbah Slamet agar para korbannya tak merasa curiga dengan rencana liciknya.

Hendri sengaja membawa pelaku saat proses penggalian tanah, supaya Mbah Slamet mengingat identitas para korbannya. Seluruh jazad yang ditemukan langsung dilakukan autopsi.

baca juga

Pihak kepolisian meminta agar warga tak menyebar isu jumlah yang menjadi korban Mbah Slamet. Kasus tersebut kini masih dalam pengembangan.

Saat diminta menunjukkan kuburan lain, Slamet hanya mengingat satu titik saja yang kemudian ditemukan dua jenazah lainnya pada Selasa (4/4/2022).

"Tadi Slamet ditanya lubang ini atas nama siapa, dia lupa, lubang yang lain juga lupa. Tapi yang (lokasinya) paling atas, yang terakhir hari ini, dia masih ingat," ujar Hendri.

Dua jazad terakhir yang diingat Mbah Slamet bernama Irsad dan istrinya.

Jenazah yang sudah diautopsi pihak kepolisian langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Balun, di hari yang sama usai penemuan.

Satu rekan Mbah Slamet, BS, juga ikut ditangkap karena ikut mempromosikan Slamet di media sosial sebagai dukun pengganda uang. Tak hanya itu, BS juga yang mempertemukan calon pasien dengan Slamet. (*)

Sumber: Instagram @polresbanjarnegara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahapan Ritual Maut Mbah Slamet Dukun Serial Killer Eksekusi 12 Korban

Tahapan Ritual Maut Mbah Slamet Dukun Serial Killer Eksekusi 12 Korban

News | Rabu, 05 April 2023 | 13:39 WIB

Pengakuan Terbaru Dukun Pengganda Uang Bunuh 12 Orang: Korban Berpasang-pasangan, Asal Dari Jogja Hingga Palembang

Pengakuan Terbaru Dukun Pengganda Uang Bunuh 12 Orang: Korban Berpasang-pasangan, Asal Dari Jogja Hingga Palembang

News | Rabu, 05 April 2023 | 13:18 WIB

Dukun Penggandaan Uang Kubur Korban Pasangan Laki-laki dan Perempuan di Satu Lubang

Dukun Penggandaan Uang Kubur Korban Pasangan Laki-laki dan Perempuan di Satu Lubang

News | Rabu, 05 April 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?

Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU

BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:00 WIB

Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok

Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok

Riau | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:58 WIB

×