SUARA BANDUNG – Menjalankan ajaran yang sudah dilakukan Rasulullah merupakan sunah.
Amalan-amalan yang dilakukan seorang muslim untuk mendapat ridho-Nya dengan menjalankan yang diperintah dan mencontoh apa yang dilakukan Nabi.
Sering kali mendengar bahwa seseorang menjalankan hubungan intim suami istri di malam Jumat merupakan sunah Rasulullah.
Padahal Ustadz Abdul Somad menjelaskan dalam sebuah hadits yang mengatakan bahwa mandinya seseorang di hari Jumat itu seperti mandi junub.
Namun ternyata orang memahami hal ini karena seperti mandi junub sama dengan seseorang harus melakukan hubungan intim.
“Siapa yang mandi pada hari Jumat sebelum sholat Jumat, mandinya mandi junub. Lalu orang memahami orang bahwa dia berhubungan,” kata Ustadz Abdul Somad Kamis (6/4/2023).
Disebutkan bahwa makna hadits itu menurut ulama, mandinya pada hari Jumat itu dengan mengguyur air ke seluruh badan agar semua basah.
Kategori seluruh badan ini adalah dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Ustadz Abdul Somad menerangkan karena hal ini mengambil fadilah keutamaan bahwa hari Jumat disebut dengan sayyidul ayyam atau rajanya hari.
Baca Juga: Ide Liburan Lebaran 2023, Bagi yang Enggak Mudik Bisa Tetap Seru
“Jadi tidak wajib, mengambil fadilah keutamaan karena hari jumat adalah sayyidul ayyam (rajanya hari),” katanya. (*)
Sumber : Video Short Youtube @uasdukiofficial